BikinGakBisaTidurLain-lainNew ArticlePengalamanku

Perempuan Baju Merah

Hallo teman-teman semuanya kali ini admin akan membawakan kisah nyata dari salah satu narasumber berinisial “MF”. Cerita ini uniknya pada waktu Bulan Ramadhan dimana seharusnya setan-setan dimasukkan kedalam penjara 😈  , tapi ini malah ada yang bandel keluar. Kayaknya sipirnya lagi tidur deh.hehehehe. Langsung simak aja Yukkk ceritanya dibawah ini!!

Bulan Ramadhan telah tiba. Bulan yang bisa melipat gandakan pahala dan bulan kebaikan. Tetapi ada yang aneh ketika Zidan,Gilang,Hasbi,dan Naufal hendak berangkat takjilan. Biasalah anak muda waktu Ramadhan banyak menghabiskan waktu menunggu berbuka dengan mengikuti takjilan sore hari. Rencana sore itu aku dan teman-teman mau beli es kelapa muda untuk buka bersama-sama nanti. “Allahuakbar,Allahuakbar”, adzan magrib sudah berkumandang. Aku dan kawanku langsung membatalkan puasa dengan air kelapa muda tersebut dan lanjut dengan sholat magrib. Setelah selesai sholat kami berlima memutuskan untuk pergi membeli petasan di warung langganan. Siapa disini yang habis buka puasa terus main petasan sampai ganggu tarawih dan diusir sama takmir masjid. 😀 

Hehehehe. Lanjutttt, Nah berhubung sudah mau Isya kami menyimpan petasan tersebut di TK atau taman kanak-kanak supaya tidak mengganggu jamaah lain yang sedang beribadah. Setelah selesai tarawih kami memutuskan untuk mengambil petasan tersebut di TK. Selama perjalanan semua aman terkendali. Tetapi hawa berbeda mulai terasa ketika melewati kost-kostan yang sudah kosong hampir satu tahun lamanya.

Aku ketika jalan selalu melihat lihat lingkungan sekitar tapi pada waktu itu entah apa yang menggerakan kepalaku hingga melihat pada satu sudut yang tampak seorang wanita berbaju merah dan berambut Panjang. Tapi bulan-bulan sebelumnya ibunya Gilang kerap menyapu di kostan tersebut. “ Eh, Lang itu ibukmu di pojok kost ngapain malam-malam gini” tanyaku sambil bingung. “Lahhh, kamu gimana sih, kan kostan udah kosong” Hasbi langsung menyahut pembicaraanku. “Lah kalau bukan itu siapa dong yang dipojokan” tanyaku dengan perasaan campur aduk. Hasbi yang ngeyel kemudian melihat kearah tersebut dan Hasbi melihat perempuan tersebut tak menyentuh tanah.  😮 

Tanpa pikir panjang aku yang sudah emosi karena dikacangin Gilang dan Zidan,aku berniat melemparkan batu kepada makhluk itu. Tapi Gilang dan Zidan kemudian menegurku karena di tempat itu tidak ada siapa-siapa hanya kami ber lima yang berhenti didepan kost kosong itu, Kemudian Hasbi bilang “Itu lhoo Lang mbak-mbak baju merah seperti ibumu” jelas Hasbi. Tak lama setelah itu Zidan menengok ke arah itu dan “Perutnyaaa bolongggg” teriak Zidan sambil lari duluan meninggalkan kawannya. Makhluk tersebut sempat mengeluarkan semacam suara “ihihihihihih” entah menangis atau tertawa aku juga bingung.

Setelah itu aku dan temanku yang di tinggal Zidan ikut berlari entah kemana arahnya. Aku yang sudah bingung mendadak buta map  😆  karena yang seharusnya rumahku belok kanan dari kostan tersebut malah berlari ke arah pos ronda dan tanpa sadar sudah tertidur pulas. Bangun tidur tiba-tiba badan mendadak panas dan pagi itu mulai pulang ke rumah masing-masing.

Bagaimana??? Serukan ceritanya untuk menemanimu malam ini. Terimakasih yang sudah membaca jangan lupa berikan feedbacknya melalui kolom komentar yaaa. Makasiihhh. Sampai jumpa di cerita berikutnya 😉 

 

thumbnail support by :

https://www.freepik.com/vectors/background, created by pikisuperstar 

https://www.freepik.com/vectors/hand, created by macrovecto

and flaticon.com

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
error: Jangan yaa brotherkuu :)