Karya : Rizky Kusuma Dewi

Ku tatap langit malam

Penuh bintang namun suram

Bak merak berbulu hitam

Meski bulan sedang tersenyum

Tetapi hati ini rasa runyam

Ku ingat hari yang lalu

Hari dimana ada kau dan aku

Yang bercakap tentang dunia baru

Tentang jalan yang kau beri padaku

Perpisahan yang rumit untukku

Tak kau jelaskan apa alasan di balik itu

Tanpa senyum kau pergi meninggalkanku

Bagai penyamun yang mengiris jantungku

Raga ini tak merasa hidup lagi

Bahkan angin mulai mencibir

Tentang ketidakberdayaan ini

Aku benci

Kini aku mulai membenci diri

Bisa-bisanya aku menjatuhkan hati yang rapuh ini

Kepada orang berbaja hitam

Yang dinginnya sedingin daerah kutub

Kepada orang bermuka sepuluh

Yang memaksa untuk dicintai

Oh Tuhan kini aku bertawakal

Ku serahkan yang terbaik kepada-Mu

Hai Seveners! Gabut dan bosen? Ayo baca puisi yang dihadirkan oleh Koran Seveners setiap minggunya. Mari viralkan budaya literasi di Indonesia!