Minggu 19 Mei 2013, Dinas Pariwisata Kota Jogjakarta mengadakan kegiatan Jogja Creative Day, tujuan utama didalam pengadakan kegiatan ini adalah melestarikan kebiasaan Jogja Car free day di sekitar jalan Sudirman, Yogyakarta, maka dari itu untuk lebih memeriahkan kegiatan Jogja Car Free day, Dinas pariwisata mengadakan kegiatan Jogja Creative Day di Jalan Sudirman

Tema dari acara tersebut adalah Jogja Creative Day putih abu – abu, karena didalam acara tersebut akan diramaikan dengan  stand-stand yang berasal dari SMA/SMK se Jogja yang terpilih serta akan ada Hiburan dari berbagai anak – anak SMA/SMK yang terpilih juga untuk menampilkan bakat dari identitas SMAnya

SMAN 7 Yogyakarta terpilih untuk mengikuti acara tersebut dengan menyajikan stand membatik, SMAN 7 mengeluarkan stand membatik karena notabene, di SMA lain tidak ada remaja yang antusias untuk melestarikan budaya membatik, serta sampai dengan di lapangan pun, banyak tamu pengunjung yang mengunjungi stand membatik milik SMAN 7,  didasari karena rasa ingin mencoba membatik inilah, yang membuat pengunjung senantiasa mampir di stand membatik SMAN7, dari usia anak kecil, remaja, sampai dengan orang tua, berkunjung untuk sekedar mencoba dan menambah ilmu tentang dunia membatik

SMAN 7 juga berpartisipasi didalam acara hiburan dengan menyajikan hiburan berkonsep ansambel musik, alat – alat yang dipakai untuk ansambel music ini terdiri dari pianika, gitar dan recorder, alasan SMAN 7 mengeluarkan konsep hiburan ansambel music, karena di tingkat remaja sekarang ini kurang untuk melestarikan alat music seperti yang telah disebutkan, karena remaja pada era globalisasi ini lebih senang alat musik seperti drum, piano, biola dll

Jadi dengan mengeluarkan stand membatik dan ansambel music, seveners berhasil menyuguhkan karya yang berbeda dan menarik