Inilah kali pertama SMA N 7 Yogyakarta memiliki Dewan Ambalan dalam Pramuka. Dewan Ambalan yang diberi nama DA Diponegoro (laki-laki) dan DA Ratnaningsih (perempuan) melaksanakan pelantikan pada tanggal 16 juli 2012 pukul 18.30 WIB – 20.00 WIB. Acara yang dihadiri oleh Kak Anwari, Pak Farida, dan Kak Dewi ini berlangsung sangat khitmat. Para calon DA ini harus mengucap Tri Satya, yaitu janji yang sangat sakral dalam kepramukaan. Sebelum dilantik, Kak Anwari pun bertanya kepada para calon DA apakah mereka bersedia melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Dan para DA pun menjawab dengan lantang “BERSEDIA”.

Banyak tugas yang harus dijalani oleh para DA, terutama dalam membangkitkan “nyawa” Pramuka di SMA N 7 Yogyakarta agar berdiri sejajar dengan ekstrakulikuler yang lainnya. DA pun menyiapkan segalanya demi kelancaran dan kenyamanan dalam latihan rutin kepramukaan. Mulai dari tata tertib hingga materi latihan pramuka pun Dewan Ambalan harus berusaha semaksimal mungkin untuk menyiapkannya, agar para anggota pramuka tidak merasa jenuh.

Dan pada tanggal 14 Agustus 2012 pukul 09.00 WIB – 12.00 WIB, sebagian besar para Dewan Ambalan datang kesekolahan untuk ujian SKU Bantara bagi yang belum selesai . SKU Bantara berisi mengenai kecakapan-kecakapan yang harus dipenuhi oleh setiap anggota yang ingin naik tingkat menjadi Bantara. Kecakapan – kecakapan tersebut antara lain menjelaskan sejarah kepramukaan Indonesia dan Dunia, tali temali atau pionering, dan juga ada ujian keagamaan sesuai dengan agamanya masing-masing, contohnya untuk agama islam yaitu menjelaskan makna berpuasa, tata cara merawat jenazah, ijab qobul zakat dan lain sebagainya.

Semua ini ditempuh oleh para DA agar kepramukaan di SMA N 7 Yogyakarta tetap berjaya dan tetap dihargai . “SALAM PRAMUKA”.