YOGYAKARTA – Dalam rangka penigkatan iman dan taqwa, maka SMA N 7 Yogyakarta mengadakan Pesantren Kilat Ramadhan 1433 H. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang diadakan di sekolah dan hanya berlangsung selama 2 hari 1 malam, tahun ini berlangsung selama 3 hari 2 malam dari tanggal 25-27 Juli 2012 dan diadakan di luar sekolah pada 2 tempat terpisah untuk putra dan putri.

Acara ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa siswa-siswi SMA N 7 Yogyakarta, menambah wawasan keagamaan, serta membentuk kebribadian berkarakter. Dan tujuan dari diadakannya acara ini di luar sekolah adalah memberikan pelajaran pada diri siswa untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat, memberikan pengalaman baru di luar sekolah, serta membiasakan siswa untuk, disiplin, sabar, menghargai orang lain, serta melatih kerjasama dan kebersamaan antar siswa.

Siswa putri menempati Pondok Pesantren Mahasiswi Darush Shalihat Pogung Baru blok F 77 Sinduadi, Mlati, Sleman Yogyakarta. Para peserta putri juga mendapatkan beberapa materi yang berbeda dari peserta putra, diantaranya : Berhijab dan Menutup Aurat, Cinta, Najis, dan materi tentang Rasulullah Muhammad SAW. “Setelah mengikuti acara tersebut saya merasa lebih baik dari sebelumnya”, jawab Ulfa Widowati salah seorang peserta putri. Menurutnya materi yang disampaikan mudah dipahami karena sesuai dengan usia remaja.

Berbeda dengan siswa putri, siswa putra menempati Pondok Pesantren Nurul Ummah yang beralamat di Jl.Raden Ronggo 982 kotagede Yogyakarta. Selama berada disana siswa diberikan beberapa materi diantaranya : Tajwid, Fiqh Remaja, Akhlak, AMT (Achievement Motivation Training), serta Teori Mengurus Jenazah. Para siswa juga diajak berwisata religi dengan mengunjungi makam Panembahan Senopati serta Masjid Gedhe Mataram yang berlokasi tidak jauh dari pondok.  “Saya merasa iman saya terbangun kembali setelah mengikuti acara ini”, jawab Yunanto Hanif salah seorang peserta putra. Menurutnya acara tersebut sangat menyenangkan, kegiatan dan acara menarik, walaupun padat tapi tidak membosankan, dan sangat bermanfaat. “ Tahun depan perlu diadakan lagi dengan peraturan yang lebih tegas dan dengan tempat dan fasilitas serta kegiatan yang tidak kalah menarik dari tahun ini”, tambah Fauzan dan Yunanto berbarengan.

Pihak sekolah berharap setelah diadakannya acara ini siswa bisa memiliki keimanan, akhlak yang baik, memiliki kemandirian, disiplin, memiliki sikap sopan santun dengan sesama, serta mampu bekerjasama. Semoga apa yang menjadi harapan dari pihak sekolah bisa terwujud setelah dan para siswa bisa menjadi insan yang memiliki akhlakul karimah dan dapat mengamalkannya baik dirumah maupun di sekolah.