“SFC” Seveners Futsal Club, itulah sebutan sekelompok siswa seveners yang mempunyai apresiasi tinggi dalam bermain FUTSALL di SMA N 7 YK. Para seveners ini menggambarkan permainan futsall adalah permainan sepak bola yang diperkecil ; anggota nya diperkecil, lapangan nya diperkecil, sampai ukuran bolanya pun diperkecil. Club futsall di SMA 7 memang sudah lama berdiri, namun sebutan SFC barulah tahun ini muncul, bukan tanpa sebab, club ini baru saja memenangkan kejuaraan Futsall Se-Jogjakatra dan Jateng tahun 2012, untuk itulah sebutan SFC dimaknai sebagai symbol kebangkitan Futsall SMA N 7 YK. Menurut mereka, club ini bukan hanya tempat ekstrakulikuler biasa, tapi juga tempat mencari saudara dan tempat dimana setiap hari Selasa dan Kamis, mereka merasakan kekompakan.

 

Kata “WAW” pada judul mungkin terlihat berlebihan, namun kenyataan nya dalam Club yang terdiri atas -+ 30 orang ini selalu terlihat kompak, saling menghargai, tidak ada senioritas, santai, penuh keakraban dan sebuah hal yang nyata kakak-kakak kelas yg sekarang duduk dikelas XII dan XI sangat merangkul adik-adik kelas X, sehingga terlihat sekali adik-adik merasakan kenyamanan ny di Club ini. Memang benar, “yang menentukan kesuksesan sebuah kelompok, bukanlah prestasi-prestasinya, namun kenyamanan setiap personal yang ada didalam nya”. Untuk ini lah, sebuah kata yang paling  tepat adalah “WAW”.

Cuplikan beberapa ungkapan teman-teman 015 yg baru bergabung, yang secara tidak langsung menggambarkan komiten dan kenyamanan ny di Club ini.

“Saya ingin membaggakan SMA N 7 YK”

“Cari teman dan sodara”.

“Menambah prestasi”

“Tetap mempertahankan keadaan ini, kalau bisa lebih maju”

            Inilah harapan-harapan yang sempat disampaikan beberapa personil (kelas XII) dri angkatan 013; Satriaana Raka, Yusuf Pradipta, Noorahman, Arif Maulana, Deby Dahlin, Ridwan Yuniawan, Mirza Andista, Alex, Bagus Naufal, dan kawan-kawan, “Adik-adik pasti bisa mempertahankan ini semua atau bahkan bisa lebih baik, sekolah dan OSIS tetap memberi dukungan seperti saat ini, tembok lapangan yang diharapkan dipertinggi, dan ingat prinsip nya ‘kita bukan hanya sekedar mencari nilai di rapot’.  Dan sebuah yel-yel atau kata-kata yang biasa mereka ucapkan untuk membakar semangat  “NEK KALAH LODROK” dan ketika menang “YIHAAAA”. Dan tidak lupa berterimakasih dgn Jupri (kelas XII) yang selama ini menjadi pelatih setia kami.

  

“Dalam permainan futsal jangan menitik beratkan pada kemenangan semata, tetapi butuh keyakinan diri dan motivasi yang kuat untuk mewujudkannya”

(wildasuci-haslitanisa)