YOGYAKARTA – Beberapa waktu yang lalu SMA N 7 Yogyakarta mendapatkan tamu istimewa yang datang dari Hang Zhou, China. Dia adalah seorang mahasiswa pertukaran pelajar dari University of Nottingham, Ningbo China dan kini dia belajar di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta untuk beberapa minggu.

Pria bernama Wang Yilin atau biasa dipanggil Zac ini mengatakan bahwa ia sangat senang mengunjungi SMA N 7 Yogyakarta. Dia juga mengatakan bahwa Bu Erna sangat baik dan dia merasa senang sekali bisa diajak kemari. Bu Erna adalah guru Matematika di SMA N 7 Yogyakarta, dan dialah yang mengenalkan kami pada Mr. Zac. Bu Erna mengajak dia untuk mengunjungi SMA N 7 Yogyakarta dan untuk mengajarkan cara penyelesaian soal-soal Limit Fungsi yang sedang kami pelajari beberapa minggu ini.

Kami juga sempat berbincang-bincang dengan Mr. Zac saat dia berada di kelas XI IPS 2 untuk belajar tentang Limit Fungsi bersama kami. Ada beberapa pelajaran berharga yang kami dapatkan seperti: system pendidikan di China, fasilitas pembelajaran di negaranya dan juga beberapa kebiasaan yang berbeda dengan di Indonesia. Contohnya saja jika di Indonesia pembelajaran selesai pukul 14.00, lain halnya di China. Rata-rata mereka baru bisa tiba di rumah jam 22.00! He said that, education system in China is harder and more cruel. W o w, hebat!

Ingin tahu perbedaan jurusan IPA dan IPS? Di China khusus untuk pelajaran IPA biasanya mereka tidak mempelajari PKn, sedangkan mata pelajaran IPS sendiri lebih menitikberatkan pada matericulture, International relations, and history. 

Kebiasaan umum yang berbeda adalah ternyata di China setiap rumah makan mengizinkan pengunjungnya untuk memilih makanannya sendiri sehingga mereka bisa memilih menu yang cocok dengan selera masing-masing.

Untuk SMA 7 sendiri, dia terkesan dengan bangunan yang luas berbeda sekali dengan China. Dengan penduduk yang banyak, sebagian besar bangunannya tidak terlalu luas namun bertingkat. Tidak seperti layaknya sekolah di Indonesia, di China di masing-masing ruang tidak terdapat gambar presiden dan wakil presiden.

Sayangnya dia tidak bisa mengajar di sekolah kami terlalu lama karena pada tanggal 26 Februari yang lalu dia telah kembali ke China. Meskipun hanya sebentar mengajar kami tetapi banyak pelajaran langka dan berharga yang kami dapatkan. Good bye Mr. Zac, see you later!