Memilih jurusan yang baik itu mudah, namun memilih jurusan yang tepat itu gampang-gampang susah. Nah, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimanakah memilih jurusan yang tepat untuk kita, supaya nantinya tidak merasa salah pilih dan menyesal, karena pilihan kita sekarang akan memberikan andil besar untuk masa depan kita pastinya.

Berikut ini saya share kan sedikit pengalaman saya pribadi, dan dari cerita beberapa teman saya, sebagai sedikit gambaran bagaimana memilih jurusan yang baik dan tepat untuk kita.

1. Kenali dirimu…

Hal pertama yang harus dilakukan adalah kenali dirimu, termasuk apa cita-citamu, dan minat serta bakat yang kamu miliki. Memilih jurusan itu seperti memilih baju untuk kita pakai, apakah sesuai dengan selera kita, dan cocok dengan karakter kita.

Memilih jurusan pun sama seperti itu, kamu harus tau apa yang kamu inginkan, dan apakah kamu memiliki kemampuan untuk bisa meraihnya. Untuk mencari tau minat serta bakat kamu, salah satunya bisa dengan psycotest, yang cukup membantu kamu mengerti karakter pribadimu.

Selain dengan psycotest, kamu juga bisa berkonsultasi dengan guru BP, atau sekedar sharing dengan teman untuk membantumu menemukan minat dan bakat kamu yang sebenarnya. Karena kadang-kadang teman kita lah yang lebih peka terhadap bakat kita yang bahkan tidak kita sadari sebelumnya.

2. Cari tau informasi sebanyak-banyaknya…

Tak kenal, maka tak sayang. Itulah peribahasa sederhana yang menggambarkan pentingnya kamu mengenali jurusan-jurusan yang kamu minati. Maka kamu harus terus aktif mencari-cari informasi selengkap-lengkapnya mengenai profil jurusan serta universitas dimana jurusan kamu itu ada. Melakukan riset kecil-kecilan juga akan memberikan manfaat buat kamu untuk lebih mengenal karakteristik jurusan minat kamu.

Misalnya saja, dengan browsing di internet, mencari-cari informasi mengenai jurusan yang kamu inginkan, masuk ke situs resmi universitas untuk mendapatkan gambaran detail tentang jurusan yang ingin kamu ambil. Bisa juga dengan melakukan perbandingan, misalnya saja kamu tertarik untuk mengambil jurusan manajemen, maka kamu bisa membandingkan universitas A dan B yang sama-sama memiliki jurusan manajemen, dan kamu membandingkan mana yang lebih cocok dengan karakter pribadimu.

Pada intinya, sangatlah penting buat kamu untuk terus mencari informasi-informasi penting dan terbaru sebanyak-banyaknya, sehingga nantinya kamu memiliki panduan serta pijakan yang kuat untuk mengambil keputusan besar, yakni memilih jurusan.

3. Lokasi dan biaya…

Kemana kamu akan melanjutkan studi, dan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk melanjutkan studi menjadi pertimbangan matang yang harus kamu pikirkan dan konsultasikan dengan orang tua. Karena biaya kuliah yang tidak sedikit jumlahnya, sehingga kamu harus benar-benar memperhitungkan serta mempersiapkannya dengan lebih matang.

Jangan sampai kendala biaya nantinya akan menyulitkan kamu, ditengah-tengah masa kuliah kamu nantinya, maka dari awal harus sudah direncanakan bagaimana masalah keuangan bisa teratasi dengan baik.

Kalau kamu merasa memiliki masalah keuangan, namun kamu memiliki potensi besar untuk bisa meraih apa yang kamu cita-citakan, jangan patah semangat. Banyak universitas atau lembaga yang menyediakan beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Kamu harus lebih aktif lagi untuk mencari-cari informasi tentang beasiswa yang ada.

Perlu kamu tahu, kuliah itu mahal. Tapi tidak semua tempat kuliah yang mahal itu berarti baik untuk kamu. Banyak universitas yang relatif bisa terjangkau, namun memiliki sistem akademis yang baik, jangan kemudian kamu memaksakan diri untuk masuk ke suatu universitas hanya karena gengsi.

4. Peluang yang ada…

Memilih jurusan serta menentukan universitas sama seperti berperang. Kamu harus punya strategi yang baik untuk bisa masuk dan diterima, karena tidak hanya kamu saja yang mungkin berminat untuk masuk ke jurusan yang kamu inginkan, tetapi saingan kamu diluar sana yang bahkan kamu sendiri mungkin tidak tahu ada berapa banyaknya.

Karena itu, kamu kamu harus bisa mengukur kemampuan diri kamu dan memperkirakan peluang yang ada. Misalnya jurusan kedokteran umum yang pasti sangat banyak peminatnya, kamu harus bisa memperkirakan besarnya kemungkinan kamu diterima, dan berapakah perbandingan antara pendaftar dan kuota diterima. Data dari tahun-tahun sebelumnya juga pasti akan membantu kamu mendapat gambaran yang baik.

Setelah kamu bisa memperkirakan peluang yang ada, saatnya kamu mengatur strategi bagaimana memilih jurusan, serta universitas yang kamu inginkan. Yang paling penting dari semua strategi adalah BELAJAR. Karena mustahil bagi kamu untuk mengalahkan saingan-saingan kamu tanpa belajar, kecuali kamu menganggap diri kamu lebih pintar dari Einstein :p

5. Masa depan, Karir, dan Pekerjaan…

Masa depan siapa yang tahu, namun paling tidak kamu harus bisa memperkirakan dirimu di 10 tahun yang akan datang, kira-kira jadi apakah dirimu besok. Maka, kamu harus bisa merencakan masa depan kamu sejak dini.

Memilih jurusan merupakah salah satu langkah kamu untuk merencanakan masa depan. Maka ada baiknya kamu mencari tau jurusan-jurusan yang memiliki prospek yang baik untuk masa depan.

Kamu bisa sharing dengan kakak-kakak kelas kamu, atau dengan lingkungan sekitar kamu seperti orang tua, saudara, atau kerabat. Banyak lah bertanya kepada mereka tentang jurusan yang baik, dan pengalaman mereka seputar menentukan jurusan. Itu akan sangan membantu kamu memilih jurusan dengan pertimbangan yang baik.

Semua itu tak lepas dari minat dan bakat yang kamu miliki, sehingga kamu benar-benar memilih jurusan berdasarkan keinginan kamu. Dan kamu akan menjalaninya nanti dengan baik dan penuh tanggung jawab karena kamu sendiri yang memilih, kamu sendiri yang menentukan.

So… Sudah siapkah kamu memilih jurusan? Persiapkan semua dengan matang, dan semoga tulisan ini bisa memberikan sedikit pencerahan buat kalian yang sedang bimbang untuk memilih… Pilihan apapun itu, jalanilah dengan sepenuh hati :)