Anggun Saat Acara di Yogya

Echoes adalah album Anggun keenam yang berbahasa Inggris, kelima dalam bahasa Perancis, dan keempat belas secara keseluruhan, dimulai dari awal karirnya di Indonesia semenjak tahun 1986. Seperti biasa, untuk edaran Indonesia, Anggun merilis album terbarunya dengan mengkonversi beberapa lagu kedalam bahasa Indonesia. Hits single pertamanya, Hanyalah Cinta adalah versi Indonesia dari Only Love atau Mon Meilleur Amour dalam bahasa Perancis.

Hadirnya Hanyalah Cinta cukup menimbulkan keterkejutan sekaligus kekaguman, karena Anggun menghadirkan musik yang lebih organis ketimbang yang dipersembahkannya dalam beberapa album terdahulu dan juga kemampuan dirinya dalam menghadirkan lagu yang begitu indah secara komposisi dengan menghadirkan instrumen etnik seperti banjo dan mandolin sebagai aksentuasi dalam lagu yang bergaya pop-folk tersebut.

Mencermati Echoes, kita pun dapat memaklumi jika Anggun tampaknya telah memasuki fase kedewasaan dalam bermusik karena dengan cukup berani menampilkan musik-musik yang mengandalkan instrumen akustik dan perkusi maupun string ketimbang mesin. Bahkan pilihan musiknya pun lebih menampilkan Anggun dalam balutan nada-nada mid-tempo lembut bergaya rock, folk dan balada yang kental.

Coba dengar Impossible yang dibuka dengan gitar akustik, sampai kemudian berubah bentuk menjadi sebuah pop rock yang bergelora atau Eternal, sebuah nomor lembut yang sangat minimalis dimana vokal Anggun terdengar sangat lirih sedangkan instrumen string menambah syahdu lagu ini. Apalagi track terakhir di album ini, Silent Vow yang hanya diiringi oleh lantunan piano, terdengar begitu indah dalam melantunkan liriknya.

Anggun - Hanyalah Cinta, Only Love, Mon Meilleur Amour

Yang Terlarang adalah lagu berbahasa Indonesia kedua dialbum ini, sebuah nomor yang memiliki atmosfir cukup kelam, mewakili tema lagunya tentang sesuatu yang didamba namun tak bisa untuk dimiliki. Kesan pedih begitu merasuk, karena Anggun dengan penghayatan yang sempurna mampu mengajak kita memasuki kesedihannya akan tetapi sama sekali tidak terkesan cengeng.

Pilihan lainnya dapat ditemukan pada Cold War, sebuah anthem mid-tempo dengan goresan pop-rock yang tidak memekakkan, malah terkesan lembut, karena vokal Anggun yang powerful dapat berubah-berubah layaknya bunglon, mengukuti intensitas lagu yang mewajibkan vokalnya untuk silih berganti antara kencang dan lembut.

Echoes juga memberikan lima lagu sebagai bonus. Selain Only Love sebagai versi Inggris untuk Hanyalah Cinta, ada satu track berbahasa Indonesia lainnya, yaitu Berkilaulah, sebuah pop lembut yang menenangkan. Sedangkan tiga track lagi juga menampilkan komposisi-komposisi lembut, sehingga layak untuk menutup album ini dengan indah. Always You yang menampilkan Anggun bersama musisi asal Jerman, Schiller bagai sebuah tembang nina-bobo yang begitu mengharukan sekaligus menenangkan. Penutup yang sempurna.

Cover CD Album Anggun - Echoes

Tampaknya, dengan memilih Echoes atau Gema sebagai judul albumnya, Anggun ingin meresonansikan musikalitasnya secara lebih signifikan lagi. Apalagi Echoes adalah album sekaligus proyek perdana Anggun dengan label rekaman pribadinya yang bertajuk April Earth. Selain itu, ia tidak hanya berperan sebagai penggubah lagu namun juga menjabat sebagai seorang produser. Tentu saja ini membutuhkan kerja keras dan konsentrasi yang tinggi bagi Anggun untuk menyelesaikan album ini. Dan menilik album ini secara keseluruhan, bisa disebutkan ia berhasil untuk itu.

Echoes adalah sebuah album pop dengan atmosfir segar, yang tidak hanya menunjukkan kematangan seorang Anggun, dengan mereduksi ego untuk tampil kekinian dan memilih pendekatan yang mengajak pendengarnya untuk mengapresiasi estetika bermusik ketimbang lagu-lagu yang mengejar komersialitas belaka. Dengan materi yang memiliki konsep yang matang seperti ini, Anggun menghindarkan dirinya pada pamer vokal yang tidak perlu, alih-alih meleburkan suaranya kepada alunan setiap lagu, yang tidak hanya mempunyai kedalaman namun juga tetap menyenangkan untuk disimak. Oleh karena itu, Echoes mungkin salah satu album yang harus dimiliki untuk tahun ini.

Tracklist :

  1. Buy Me Happiness
  2. Hanyalah Cinta
  3. Weapons
  4. Yang Terlarang
  5. Impossible
  6. Eternal
  7. Rollercoaster
  8. My Addiction
  9. A Stranger
  10. Cold War
  11. Year of the Snake
  12. Silent Vow

Bonus Track :

  1. Berkilaulah
  2. Only Love
  3. Count On Me
  4. Sorry
  5. Always You (Schiller & Anggun)

Sumber : CreativeDisc