Lain-lain

Final Day : Lomba Sekolah Sehat Nasional 2010

Sejak ditetapkan sebagai wakil dari provinsi DIY untuk maju menjadi kandidat Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional, SMA N 7 Yogyakarta akhirnya betemu dengan hari final lomba. Rabu, 23 Juni 2010 ljuri Lomba Sekolah Sehat datang ke SMA N 7 Yogyakarta untuk mengadakan penilaian dan pembuktian atas profil yang sebelumnya telah dikirim tentang sarana dan prasarana kesehatan di SMA N 7 Yogyakarta serta kelengkapan fasilitas sekolah lainnya yang mendukung pembelajaran berbasis IT unggulan dari SMA N 7 Yogyakarta.

Kunjungan juri yang beranggotakan dari pejabat kementerian negara seperti Kementerian Kesehatan diawali dari SD Budya Wacana sebagai kandidat sekolah dasar, kemudian dilanjutkan ke kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta yaitu kecamatan tempat SMA N 7 Yogyakarta bernaung. Setelah penilaian dan menyampaikan beberapa pertanyaan pada Tim Pembina UKS bagi SMA N 7 Yogyakarta tiba saatnya kunjungan ke SMA N 7 Yogyakarta tepat pukul 13.00 WIB. Mengangkat budaya tradisonal Yogyakarta, dewan juri yang berasal dari ibukota Jakarta disuguhi tarian selamat datang ala Yogyakarta serta pemberian rompi Satgas UKS pada tiap juri yang datang siang itu. Behubung kedatangan dewan juri sudah memasuki waktu santap siang, acara diawali dengan suguhan santap siang dengan hiburan tarian tradisional serta penampilan Paduan suara Wibhakta Bahana Suara yang menyanyikan lagu kesayangan ketua dewan juri yaitu lagu ‘Nusantara’ dari Koes Plus. Setelah itu acara penilaian dimulai dengan penyebaran dewan juri untuk menilai.

Salah satu juri dari kementerian Kesehatan R.I menilai dengan cara mewawancarai 10 anak secara acak dari kelas XI dan X seputar pengetahuan kesehatan. Penilaian tersebut dilaksanakan di ruang PKPR yang sering digunakan sebagai ruang rapat anggota Satgas UKS SMAVEN. Pertanyaan yang diajukan antara lain menyangkut PHBS, repoduksi remaja, seks bebas dan tanggapan terhadapnya, serta kawasan antirokok di SMA N 7 Yogyakarta. Sementara dewan juri yang lain mengunjungi center kesehatan SMA N 7 Yogyakarta yaitu kantor kesekretariatan UKS serta kamar perawatan berikut ruang dokter umum dan gigi. Tidak melupakan fasilitas unggulan SMAN 7 Yogyakarta, dewan juri pun diantar untuk mengunjungi perpustakan digital saranabelajar online, sebagai sumber informasi dengan koneksi internet di setiap PC. Kesehatan ditunjang dengan makanan yang sehat, sehingga dewan juri juga mengnjuni kantin sekolah dan mewawancarai beberapa penjual di sana. Dengan kembalinya dewan juri ke bangsal menandakan berakhirnya penilain pada hari itu. Sebelum pulang kembali ke hotel, dewan juri menyampaikan beberapa evaluasi atas kujungan tersebut, diteima oleh Kepala Sekolah SMA N 7 Yoykarta dan ditutup dengan sambutan dari Dr.Chairil Anwar . Namun kejutan tidak hanya sampai di situ, tepat sesudah dewan juri bangun dari duduk, tim PMR SMAN 7 Yogykarta melakukan simulasi PPPK dengan drama kecelakaan sepeda yang sempat membuat beberapa juri terkejut. Diakhiri dengan foro bersama dewan juri kembali ke penginapan tepat pada waktu masuk ibadah Ashar. Semoga sukses Seveners! Semoga bertemu kembali dengan dewan juri di Istana Negara.

Gadis Afryandari

YOU ARE MY FRIEND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
error: Jangan yaa brotherkuu :)