Rampung menggarap wastafel sebagai salah satu kriteria Lomba Sekolah Sehat, kini SMA N 7 Yogyakarta  sedang mengerjakan proyek pembangunan tahap selanjutnya. Sasaran pembangunan saat ini adalah kantin sekolah dan UKS. Kurang lebih mulai tiga minggu yang lalu, mulai berdatangan ubarampe bangunan dan bapak-bapak pekerja untuk memulai proyek tersebut. Dan pembangunan yang bertujuan memperindah suasana SMA N 7 Yogyakarta kali ini terdapat beberapa hal istimewa di dalamnya. Mari kita lihat.

Sejak 3 minggu lalu, lokasi kantin dipindahkan di samping lapangan basket. Sementara tempat yang lama dipugar untuk diperbaharui. Kantin adalah salah satu tempat yang hubungannya paling erat dengan kesehatan, sehingga menjadi sasaran pembangunan yang sangat diperhatikan konsepnya. Waka Sarana dan Prasarana, Ibu Lilik Lina Heni mengatakan bahwa kantin sekolah yang akan diperbaharui mengambil konsep mirip dengan resto siap saji di mall-mall. Kantin yang baru akan dibagi menjadi 3 blok di sebelah timur dan 3 blok di sebelah barat. Untuk desain interior akan dipasang etalase-etalase makanan di setiap blok dengan satu penjual yang melayani pembeli. Kursi dan meja makan akan diperbaharui sesuai dengan konsep di atas. Lantai kantin akan dipasang keramik putih yang kebersihannya harus selalu dijaga karena akan sangat terlihat bila terdapat kotoran sedikit saja. Kemudian, dalam upaya menjaga kebersihan makanan,  akan diterapkan tempat pengambilan makanan dan tempat pembayaran makanan yang disendirikan. Sehingga penjual tidak akan melayani pembayaran dan meracik makanan secara bersamaan. Dengan kata lain akan ada kasir di kantin yang baru.

Sekarang mari perhatikan suasana di belakang dan sekitar kolam 7. Tempat di sebelah kiri perpustakaan yang semula adalah kamar mandi tua kini dipugar untuk dibangun kembali menjadi bangunan baru. Namun bukan untuk dijadikan kamar madi lagi, melainkan kantor kesehatan UKS. Karena menurut peraturan, salah satu kriteria LSS yang harus dipenuhi adalah adanya kantor UKS berikut kamar rawat dan tempat cek kesehatan. Ibu Lilik menambahkan, bahwa kantor UKS akan berfungsi sebagai tempat kerja petugas kesehatan (saat ini PMR) dan pusat kegiatan UKS. Tempat ini juga akan dilengkapi dengan tiket box kesehatan yang berfungsi sebagai tempat pemilihan ruangan cek kesehatan. Di tempat ini pasien akan memilih untuk ke ruangan cek kesehatan gigi, kesehatan badan atau meminta obat. Dari situ diharapkan akses ke UKS akan lebih tertib. Terakhir, taman di sbelah kiri kolam 7  yang telah selesai dikerjakan. Taman tersebut kni telah dilengkapi dengan petak-petak batu sebagai akses jalan menuju kelas di sebelah timur, sehingga tidak perlu lagi berjalan memutar ke utara. Dan dilengkapi juga dengan tempat duduk batu serta tanaman hijau tambahan yang memperindah tampilan.

Mengesankan Seveners? Lalu akan dibuat seperti apa sebenarnya SMA N 7 Yogyakarta nanti?   Mari kita tunggu hasilnya, terus tunggu kabar selanjutnya!