Tari Persembahan oleh Siswi Bengkulu, salah satunya Saidesi Maysela, siswi sementara berada di SMA Negeri 7 Yogyakarta.

Tari Persembahan oleh Siswi Bengkulu, salah satunya Saidesi Maysela, siswi yang untuk sementara berada di SMA Negeri 7 Yogyakarta.

Maaf terlambat.

Pada 14 November 2009, diadakan acara perpisahan untuk siswa-siswi pertukaran pelajar SMA/SMK Bengkulu yang telah menetap untuk sementara selama dua minggu di Yogyakarta. Acara ini diadakan di Hotel Ed, Gayam. Acara yang berlangsung pada pukul 19.30 ini dihadiri oleh Kepala Diknas Yogyakarta Bapak Syamsuri, perwakilan dari Gubernur Bengkulu, dan para tamu undangan yang sebagian besar adalah orang tua asuh para siswa-siswi pertukaran pelajar selama di Yogyakarta.

Jumlah siswa-siswi pertukaran pelajar sebanyak 20 siswa. 4 diantaranya adalah Eko, Yoza, Desi, dan Ewid. Merekalah yang membuat SMA Negeri 7 sempat agak geger ketika ada isu anak pertukaran pelajar yang akan berada di SMA Negeri 7. Mereka berempat masuk untuk mengikuti pelajaran pada awal November. Keempatnya dari SMA yang berbeda di Bengkulu.

Menurut salah satu siswa pertukaran pelajar, Eko, yang bersekolah di SMA Negeri 5 Bengkulu, mereka mendapatkan  sesuatu yang berharga di Yogyakarta, dan khususnya di SMA Negeri 7 Yogyakarta. Eko mengutarakan, bahwa meskipun orang tua yang mengasuhnya selama di Yogyakarta ini bisa dikatakan berkehidupan cukup, namun tidak menghentikan mereka untuk memberikan yang terbaik untuk dirinya, dan siswa lain. Untuk siswa-siswi SMA Negeri 7, menurutnya akrab-akrab, kompak, lucu, dan asik, tidak membeda-bedakan. Sedangkan menurut Desi, atau Saidesi Maysela, siswa-siswinya terkesan santai, namun tetap pada jalurnya. Menurutnya SMA Negeri 7 tidak jauh beda dengan sekolahnya, SMA Negeri 2 Bengkulu.