Setelah terpilih menjadi anggota, untuk pertama kalinya peleton inti Kartika kelas X mengikuti PPI (Purna Paskibraka Indonesia) Tingkat Kota , Minggu 25 Oktober 2009 lalu. Walau belum memakai baju kebesaran Kartika, pasukan kelas X tetap dikirim untuk mengikuti kompetisi pertamanya tersebut.

Copy-of-IMG_1157 Copy-of-IMG_1097

Copy-of-DSC07073 Copy-of-IMG_1145

Tidak hanya kelas X, pelti Kartika senior kelas XI dan XII juga ikut diterjunkan dalam  PPI yang diadakan di Balaikota Yogyakarta itu. Hal ini sekaligus menjadi moment penting dalam sejarah perjalanan pelti Kartika kelas X,XI dan XII. Bagi kelas X, PPI kemarin merupakan awal perjuangan mereka dengan membawa nama SMA N 7 Yogyakarta untuk menuju kompetisi selanjutnya. Sedangkan bagi pelti kelas XI, PPI ini adalah kompetisi lanjutan dari perjuangan-perjuangan mereka sebelumnya. Dan bagi kelas XII sendiri, PPI ini merupakan finish perjuangan mereka selama mengabdi pada SMA N 7 Yogyakarta sebagai anggota pelti Kartika.  Rasa sedih sempat tersirat di raut wajah kakak-kakak pelti kelas XII ketika mengenang perjuangan mereka selama ini. “Sedih, karena baju kebesaran udah nggak bisa dipakai lagi.” tutur mereka pada Koran Seveners . Selain itu, pelti Kartika kelas XII juga menyempatkan untuk memberi pesan untuk juniornya juga Seveners lainnya. “Teruskan perjuangan Pelti Kartika dalam usaha memajukan SMA N 7 Yogyakarta, lebih giat berlatih dan berusaha, kejar kemenangan dan kesuksesan di tiap perlombaan, serta tetap bersemangat!”, papar wakil-wakil dari pelti Kartika kelas XII kepada Koran Seveners seusai PPI berlangsung.

Pada hari itu juga pengumuman hasil penilaian diberitahukan, dan walaupun SMA N 7 Yogyakarta belum berhasil meraih gelar juara, ada hal yang patut dibanggakan. Bila dilihat lagi, ternyata dari beberapa hakim garis terdapat 2 siswa SMA N 7 Yogyakarta yang terlibat di dalamnya. Keduanya adalah Dyah Ayu Pratiwi, Seveners yang berhasil menjadi Paskibraka di Istana Negara, Jakarta 17 Agustus 2009 lalu. Serta Faza Fawzan, Seveners yang menjadi Paskib tingkat Provinsi pada seleksi Paskribaka beberapa bulan lalu. Mereka bersama teman-teman Paskib tingkat Provinsi ditugaskan menjadi hakim garis dalam PPI tingkat Kota tersebut. Hebat bukan ? Jadi Seveners, mari kita majukan terus almamater tercinta, SMA N 7 Yogyakarta!