Puluhan ribu orang dalam suatu stadion dapat tersihir untuk bersama-sama menyerukan satu lantunan dengan satu semangat kemenangan hanya karena sebuah sebuah lagu. Hal inilah yang kerap kali terjadi di Stadion-stadion di Indonesia.

Salman Aristo, adalah salah seorang penggemar sepak bola, yang suatu saat pernah menyaksikan momen tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sebuah lagu berjudul Garuda di Dadaku dapat membangkitkan energi dan rasa pratiotik yang sangat tinggi kepada ribuan pendukung PSSI dan juga bagi tim PSSI yang saat itu sedang bertanding.

Hal ini membuat Salman berfikir, dapatkah semangat itu di pindahkan ke suatu media yang nantinya tidak hanya orang pencinta sepak bola yang dapat merasakan semangat itu, namun orang lain pun juga akan merasakan semangat dan rasa patriotik tersebut.

Maka pada tahun 2005, Salman mulai membuat satu teks naskah film yang kemudian naskah film tersebut di garap bersama Mizan Production dan di sutradarai oleh Ifah Isfansyah. Kini film tersebut kita kenal dengan judul Garuda di Dadaku.