Dalam rangka merespon survey ICW Oktober 2008 bahwa Indonesia masuk jajaran negara terkorup dan menindak lanjuti strategi Jaksa Agung Hendarman Supanji untuk menekan angka korupsi, Senin 10 Nopember SMA N 7 telah melaunching KANTIN KEJUJURAN di Bangsal Wiyata Mandala. Kegiatan dibuka oleh Dra Baniyah waka Kurikulum sebagai PLH Kasek. Pada kesempatan tersebut beliau mengatakan bahwa konsep Kantin Kejujuran adalah pembinaan kejujuran secara persuasif,dimana baik guru maupun siswa diharapkan berintronspeksi jika terjadi ketidakcocokan hasil penjualan.

Seperti yang dikatan oleh ketua penyelenggara Kantin Kejujuran, bapak Supriono, S.Pd. bahwa hasil penjualan Kantin Kejujuran perdana ini menunjukkan tingkat kejujuran 100%. Ini artinya tidak ada satu siswapun yang tidak jujur dalam melakukan transaksi di Kantin Kejujuran.

Dengan diadakannya Kantin Kejujuran ini, semoga dapat melatih rasa kejujuran siswa SMA N 7 yang akan menjadi bekal didalam kehidupannya kelak. Dan juga menjadi langkah awal dalam memberantas korupsi di negeri ini.