Tempat-tempat prostitusi dan masalah mengenai Pekerja Seks Komersial masih menjadi berita yang tak pernah lekang. Hal ini masih saja menjadi momok suatu daerah. Salah satunya di Kota Jogja kita tercinta, tempat-tempat prostitusi seperti ini masih saja ada. Padalah Undang-undang mengenai Pornoaksi dan Pornografi telah disahkan. Tema ini pula lah yang diangkat oleh para pemain TEATER ANTENA SMA Negeri 7 Yogyakarta. Sabtu, pukul 08.00 WIB digelar pertunjukkan TEATER yang mengangkat judul dengan “BALADA MARLINA”.

Balada Marlina sendiri menceritakan tentang kisah seorang PSK yang mencintai seorang lelaki bernama Pomo. Dan usut punya usut, ternyata Pomo ini adalah anak kandung dari Marlina yang dulu ia buang dari hasil hubungan dengan seorang lelaki. Cerita yang disuguhkan juga menjadi sangat menarik karena didukung oleh akting-akting para pemain yang sangat menjiwai peran mereka.

Walaupun malam itu hujan mengguyur sekitar SMA Negeri 7 Yogyakarta, namun minat para penikm at setia TEATER ANTENA rela berdatangan untuk menyaksikkan pertunjukkan ini. Sempat pula terjadi hal yang membuat acara ini agak tersendat. Pemadaman listrik menjadi kerikil kecil sebelum acara di mulai. Namun, semua itu telah terbayarkan dengan para pemain yang sangat bagus dan cerita yang disuguhkan sangatlah sosial. SALUT untuk TEATER ANTENA!!!!(red_)