Apa itu CIS? CIS adalah singkatan dari Camping Ilmiah Seveners. Agenda wajib untuk kelas X yang selalu diadakan oleh sekolah setiap tahunnya, kali ini memilih kawasan wisata Kraton Ratu Boko sebagai tempat kegiatan. Kawasan wisata Ratu Boko terletak di kabupaten Sleman dekat dengan Candi Prambanan. CIS tahun ini sengaja diadakan pada bulan Mei dari tanggal 8 - 10 Mei 2007 saat sekolah diliburkan karena sedang berlangsung Ujian Akhir Sekolah untuk kelas XII. Ada apa sih di CIS? Selain camping, juga ada PKL (Praktek Kerja Lapangan), Baksos (Bakti Sosial), Outbond (jelajah alam), Pensi (Pentas Seni), dan lain-lain. Langsung aja yah…

H-1 (7 Mei 2007)

Setelah Technical Meeting dan pengumuman CIS 2 minggu sebelumnya, pada hari ini para peserta CIS (yang semuanya kelas X) datang ke sekolah untuk mengumpulkan barang-barang kelompoknya, seperti kayu bakar, kompor, alat masak, tikar (pokoknya yang berat-berat deh). Ada yang beda lho dari pembagian kelompok CIS 2007 dengan CIS tahun sebelumnya. Kali ini satu kelompok tenda nggak Cuma terdiri dari temen satu kelas, tapi merata dari kelas X-1 sampe X-6. Tujuannya ya enggak muluk2, biar anak kelas X pada akrab satu sama laen, simple kan?! Setelah semua barang udah terkumpul giliran panitia yang bekerja untuk mengangkut barang-barang adik kelasnya ke truk yang kemudian diangkut ke Bumi Perkemahan Ratu Boko. Panitia memang ada yang sudah datang ke Buper satu hari sebelumnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya, biar ketika hari H-nya CIS bisa berlangsung lancar. Tugas panitia nggak gampang lho, harus mendirikan tenda kesekretariatan, tenda PMR, menentukan kapling, menjaga barang-barang adik kelas peserta CIS, menentukan rute outbond dan seabrek pekerjaan lain.

Hari pertama (8 Mei 2007)

Di pagi yang cerah, halaman depan SMA Negeri 7 Yogyakarta tampak beda. Harusnya tempat itu sepi karena sedang dipakai untuk UAS, tapi kali ini enggak. Ada 4 buah bis besar yang sudah terparkir rapi di depan sekolahan dan banyak orang yang berdiri di sana entah sedang apa. He he he… enggak usah penasaran karena itu anak kelas X yang sedang kumpul dan menunggu keberangkatan menuju tempat camping. Janjiannya sih mau berangkat dari sekolah jam 06.45 tapi terpaksa molor sedikit karena harus menunggu kedatangan panitia dari Ratu Boko. Akhirnya yang dinanti datang juga. Setelah koordinasi sebentar dan pembagian kapling tenda, peserta CIS 2007 pun memasuki bis masing-masing yang telah ditentukan. Begitu juga dengan panitia yang bertugas sebagai pendamping. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit, empat bis tadi sampai juga di tempat parkir Ratu Boko. Dari tempat parkir, peserta harus naik melewati susunan anak tangga agar sampai di bumi perkemahan. Nggak gampang lho naik tangga sambil membawa tas gedhe-gedhe dan berat-berat gitu. Banyak yang berhenti, banyak yang mengeluh capek, banyak yang nyanyi (bercanda), dan banyak kegiatan lain untuk menghilangkan rasa capek.

Perjuangan telah membuahkan hasil. Setelah sampe di Buper Ratu Boko, peserta CIS langsung duduk di tempat yang kemudian kita sebut “lapangan upacara” sambil menunggu upacara pembukaan. Upacara pembukaan CIS 2007 berlangsung meriah. Acara puncaknya adalah pembukaan CIS 2007 dengan penyematan slayer secara simbolis pada Kevin Octareza dan Silvia Rebbeca, sebagai perwakilan dari seluruh peserta. Setelah upacara pembukaan selesai acara selanjutnya adalah mendirikan tenda. Di sini peserta CIS dibantu oleh kakak-kakak pendamping. Pekerjaan yang tadinya terasa berat jadi terasa ringan karena dilaksanakan bersama dan dengan suka cita.

Masuk ke agenda selanjutnya adalah PKL. PKL CIS 2007 kali ini dibagi dalam dua kelompok yaitu IPA terpadu dan IPS terpadu. Kelompok IPA terpadu dibagi dalam 3 kelompok kecil sedangkan kelompok IPS terpadu dibagi dalam 7 kelompok kecil. Kelompok yang tersisa adalah kelompok kelas XI yang sewaktu kelas X dulu belum ikut CIS. Masing-masing kelompok kecil punya topik sendiri-sendiri untuk diteliti. Jauh hari sebelum CIS, peserta sudah diberi arahan tentang metode penelitiannya biar waktu pelaksanaannya enggak bingung mau ngapain disana dan juga sudah tahu apa aja yang bakal dijadikan bahan laporan. Pelaksanaan PKL selain didampingi oleh pendamping KIR, juga didampingi oleh guru-guru kita tercinta, dan PKL pun selesai dengan baik pada pukul 16.30 WIB.

Malam pun beranjak. Langit berhiaskan taburan bintang dan desau angin malam membisikkan betapa besar keagungan Tuhan. Semangat tak luntur begitu saja. Peserta CIS 2007 harus mengumpulkan semangat dan tenaga lagi untuk mengikuti agenda selanjutnya. Kali ini agendanya adalah analisis data PKL dan ESQ. Kelompok putri diberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan ESQ telebih dahulu. Bertempat di Pendopo atas dekat dengan tenda kesekretariatan, acara ini berlangsung dengan menyenangkan dengan dipandu seorang ustadz bernama Muhammad Fauzan. Sementara kelompok putra harus melakukan analisis data di Mushola bawah didampingi kakak-kakak pemandu KIR. Selang beberapa jam kemudian kelompok putra dan kelompok putri bergantian tempat. Hari pertama CIS 2007 pun diakhiri dengan menyenangkan diiringi letupan kembang api yang menyemarakkan langit di sebelah utara Buper Ratu Boko.

Hari kedua (9 Mei 2007)

Kumandang adzan subuh membangunkan seluruh komponen yang tengah tertidur lelap di sekitar perkemahan Ratu Boko. Panggilan Tuhan yang minta untuk segera dipenuhi. Sang fajar mengintip malu-malu di ufuk timur (padahal di sana tu sebenarnya jadi buta arah, he he he…). Pagi pun menjelang, peserta dan panitia CIS siap menjalani hari kembali dengan semangat baru. Agenda pertama: SENAM! Asyik berat oiiiii… Peserta CIS (baik yang sudah mandi atau belum) tumpek blek jadi satu di lapangan upacara lengkap dengan baju olahraga SMA N 7 yang berwarna biru. Bu Budi Rahayu (Guru Bahasa Indonesia) dan guru-guru lain pun ikut kumpul disana, tak kalah juga dengan panitia. Ada apa sih? Ayo senam! Ayo senam! Diiringi musik reggae dan panduan gerakan dari Bu Budi, semua peserta, panitia dan guru-guru pun dengan gesit menggerakkan badannya. Biar sehat! Biar segar!

Selesai senam peserta CIS kembali lagi ke tenda masing-masing dan siap-siap untuk melaksanakan agenda kedua. So, apa agendanya? It is KERJA BAKTI. Sebagai bukti kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, baik peserta, panitia atau pun guru sibuk membersihkan sekeliling Bumi Perkemahan Ratu Boko. Peserta membersihkan tenda dan lingkungan sekelilingnya, panitia membersihkan basecampnya, guru memantau dan memberi arahan lewat megaphone. Senam.. sudah, kerja bakti.. sudah, terus apa lagi?! Oh… iya… BAKSOS!!!! Ini adalah wujud dan bukti nyata bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak akan bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Baksos ini mengambil tempat di Desa Dawungan dan Desa Plempoh. Dengan bantuan ketua RT setempat, peserta CIS didampingi pendamping berpencar mencari rumah yang tertulis dalam kartu kendali dan akan diberi bantuan. Ini memang bukan pekerjaan mudah tapi peserta CIS tak pernah surut semangat untuk melaksanakan tugasnya. Acara Baksos dibagi 3 elemen yaitu pemberian sembako, penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), dan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar sang tuan rumah. Tanggapan warga pun macam-macam, ada yang menerima dengan senang hati dan ada juga yang tidak mau dibantu membersihkan halaman rumahnya. Enggak apa-apa, toh niatan ini telah dicoba untuk dilaksanakan sebaik-baiknya, biar Tuhan yang menilai.

Istirahat siang menjadi saat-saat yang sangat didambakan peserta sebelum melanjutkan kembali agendanya hari itu. Sementara peserta istirahat, panitia sibuk melakukan persiapan untuk kegiatan selanjutnya. Apa itu????? Yup.. Benar sekali, OUTBOND! Acara outbond ini diadakan untuk membina kerjasama antar anggota kelompok dan juga unuk melatih ketangkasan peserta CIS dalam menyelesaikan tugas di setiap pos. Untuk pembagian pos, acara outbond ini dibagi dalam 11 pos yang setiap posnya memiliki permainan berbeda-beda. Dimulai pada pukul 13.00 WIB dan selesai pada pukul 18.00 WIB. Diakui bahwa medan yang dilintasi memang jauh (lebih kurang 8 Km) dan tak jarang terdapat peserta yang tercecer akibat capek atau pingsan. Tapi dari sekian banyak peserta, rata-rata pada bilang outbondnya asyik kok!

Matahari pun tenggelam di ufuk barat dengan semburat jingganya yang indah. Malam telah beranjak lagi. Menyediakan ruang bagi kita untuk mengistirahatkan sejenak raga yang lelah setelah seharian penuh menjalani kegiatan. Kali ini tugasnya enggak berat kok. Malam kedua ini diisi dengan resensi film dan pentas seni. Tapi maaf, untuk acara resensi film-nya terpaksa dibatalkan, karena ada trouble dengan format file film-nya. Jadi acaranya langsung ke pentas seni aja. Bertempat di sebuah panggung terbuka, yang kita sebut PLAZA, pentas seni malam itu berlangsung meriah. Di samping kanan panggung, api unggun menyala berkobar-kobar menghangatkan sekeliling. Pentas seni kali ini dipersembahkan oleh masing-masing kelas, jadi total ada 6 penampilan yang masing-masing memberikan keunikan tersendiri, dan akhirnya pentas seni ditutup dengan last performance dari panitia.

Hari terakhir (10 Mei 2007)

Agenda hari terakhir CIS ini enggak banyak kok. Secara sudah hari terakhir, capeknya juga sudah numpuk jadi panitia langsung to the point melaksanakan agenda wajibnya yaitu LOMBA MASAK. Lomba masak yang harus diikuti oleh setiap regu tenda ini menggunakan bahan dasar KENTANG. Waktu 2 jam yang diberikan panitia ternyata cukup mengubah kentang dalam bentuk yang unik, dengan rasa yang enak (panitianya saja sampai kewalahan nyicipin, hayo ngaku…). Penjurian lomba masak dilakukan oleh guru-guru langsung. Eiiitzzz, guru-gurunya juga mengaku lho kalau lomba masaknya sukses berat! Selesai lomba masak, acara selanjutnya adalah bongkar tenda dan packing untuk persiapan pulang. Peserta membongkar tendanya, panitia juga bongkar tenda, guru-guru pun turun tangan membantu membereskan peralatan agar tidak tercecer. Sekitar pukul 11.00 WIB, seluruh tenda sudah selesai dibongkar dan seluruh peserta sudah berkumpul lagi di lapangan upacara untuk melaksanakan upacara penutupan. CIS 2007 resmi ditutup setelah pelepasan seluruh atribut CIS seperti slayer dan co-card peserta. Nah ini dia acara yang ditunggu-tunggu… Apa itu?! Pengumuman pemenang!!!!! Keluar sebagai pemenang dengan kategori “regu tergigih” (karena waktu outbond sampai ada yang pingsan anggotanya) adalah PUTRI MALU dan keluar sebagai pemenang kategori “yel terbaik” (karena pada waktu outbond, di setiap pos bisa bawain yel yang berbeda-beda) adalah kelompok BEKICOT. Tak lupa juga telah diumumkan 5 pemenang dari hasil lomba masak. Seluruh rangkaian acara selesai sudah. CIS 2007 juga sudah selesai. Tinggal pulang. Istirahat.

Satu lagi kenangan bersama. Satu lagi memori terangkai. Salut untuk semua. Panitia, peserta, dan guru, serta semua pihak yang membantu. Hari ini tak kan indah kalo enggak ada kamu, kamu, dan kalian. Dan HARI INI TAK AKAN TERLUPA. Ingatlah hari ini. CIS 2007?! Yeeeesssssss!!!!!!! CIS 2007 selalu dihati. (-muwZ-)