28 Apr
Dituliskan oleh Big_Benk dalam kategori Agenda, Intermezo, Pengalamanku, Seputar SMAN 7
Beberapa bulan yang lalu, kami team debat Seveners mengikuti ajang bergengsi yang bertittle “debat politik” yang diadakan oleh sebuah perhimpunan mahasiswa ilmu pemerintahan salah satu Universitas swasta di kawasan Jogja kita tercinta ini. Dengan santainya kami berhasil mengalahkan lawan-lawan kami dan sampailah kami di semi final.
Ketika itu panitia berjanji akan mengirimkan tema debat ke sekolah masing-masing. tapi tau sendiri kan, kalau dikirim secara manual akan memakan waktu yang lama dan juga biaya yang tidak sedikit. Maka, team debat Seveners memberikan sedikit inisiatif kepada panitia untuk mengirimkan lewat email masing-masing dan akhirnya semua peserta dan panitia menyetujuinya. Tapi malang nasib kami, pihak panitia tidak mempercayai keberadaan email yang berekstensi di seveners.com dengan berbagai macam alasan yang tidak logis.
Walhasil… kami tidak mendapatkan tema untuk bertanding. Tidak hanya itu, pihak panitia juga memarahi kami hanya karena email saya yang menggunakan embel-embel seveners.com. Katanya mereka sudah mencoba membuka seveners.com tapi tidak ada hasilnya. Malahan menurut mereka kami tidak konsekuen dan menganggap kami tukang bohong. Akhirnya kami memboikot acara tersebut dengan tidak mengikuti acara tersebut. Yah, kami sudah mengikhlaskan itu semua. Dan kami anggap ini sebuah pelajaran yang berarti untuk kami semua, dan juga untuk semua seveners.
One Response
tukang cetak
May 4th, 2007 at 3:14
1hm..ternyata masih ada mahasiswa yang punya pemikiran seperti itu, apalagi mahasiswa komunikasi (FISIPOL). Konyol adalah kata yang sangat pantas..
saran :
buat adik2 seveners:
jangan pernah menyerah & trus berusaha!
buat panitia/aktivis politik :
email itu bukan hanya yahoo, google dan semua layanan email gratisan…malu-maluin mahasiswa aja..!!
RSS feed for comments on this post · TrackBack URI
Leave a reply