Puisi Brata Contest

TOPI UNGU

Seperti Minggu pagi biasanya

Ku rapikan kamar tidurku

Tak terduga, serpihan masa kecil

Jatuh membuka pikiran

Topi ungu peberian paman

Duabelas tahun yang lalu

Kini, kau penuh usang juga debu

Kau topi,

Kuperkenalkan pada sabahatku waktu itu

Namanya Beti, boneka beruang coklat muda

Sejak dulu kami sudah bersama

Banyak kisah antara kita berdua

Sering, Beti memperkenalkankupada temannya

Aku rela menjadi koki untuknya

Kita suka pergi bersama, naik kursi kerja ayah

Tak lupa sepatu tinggi ibu

Belum lagi tas ransel milik kakak

Tak ku sangka, kau topi dapat memikat hati ini

Merampas bahagiaku dengannya Baca selanjutnya »

CIS (Camping Ilmiah Seveners) 2015, Istimewa!!

 IMG_0008

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tepat tanggal 16 Desember 2015 kemarin Seveners telah menyelesaikan salah satu agenda penting yang rutin diadakan tiap tahun. Agenda tersebut adalah CIS atau Camping Ilmiah Seveners. CIS adalah kegiatan berkemah Seveners yang dibarengi dengan penelitian ilmiah di Bumi Perkemahan sebagai tugas bagi Seveners kelas X. Kegiatan ini berlangsung mulai dari Senin 14 Desember-Rabu 16 Desember 2015 di Bumi Perkemahan Sinolewah, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. CIS tahun ini diikuti sebanyak 253 siswa kelas X sebagai peserta dan 75 siswa kelas XI sebagai panitia.

Dalam persiapan dan pelaksanaannya, CIS menjadi kegiatan yang sangat menyibukan serta menguras tenaga baik bagi peserta maupun panitia yang terlibat. Mulai dari persiapan CIS, peserta diwajibkan menyiapkan sebuah pementasan drama dengan judul yang berbeda serta lomba senam bagi tiap kelas, lalu peserta masih dibagi lagi menjadi beberapa kelompok dengan anggota 8-9 orang untuk menjadi kelompok karya ilmiah. Persiapan belum selesai disana, pada H-2 yaitu Sabtu 12 Desember 2015 peserta sudah mulai mengumpulkan barang-barang kelompok seperti tenda, alat masak, dan sebagainya. Baca selanjutnya »

Mesti Digugu lan Ditiru

Apakah pembaca mengenali istilah “Mesti Digugu lan Ditiru”? Bagi pembaca yang tinggal di Jawa, khususnya Jawa Tengah atau Daerah Istimewa Yogyakarta, tentunya istilah tersebut cukup dikenal di masyarakat. Ya, “mesti digugu lan ditiru” merupakan tembung pepindhan dari “Guru” (mesti diguGU lan ditiRU). Kalau membahas mengenai profesi ini, tentu akan terbayang di pikiran pembaca tentang sosok yang telah mengajar kita saat masih usia sekolah.
Dari tembung pepindhan di atas, sudah jelas bukan makna dari seorang guru? Memberikan pelajaran dan pemahaman agar murid – muridnya dapat menjadi cerdas dan terdidik. Dengan pendidikan itulah murid diharapkan dapat meneladani sikap seorang guru dan akhirnya murid itu dapat diteladani di lingkungan masyarakat kapanpun dan di manapun. Setiap tanggal 25 November diperingati sebuah hari yang didedikasikan kepada guru. Tentu kita semua mengenalinya dengan “Hari Guru Nasional”. Baca selanjutnya »

Suara Kepercayaanmu

IMG_9672 IMG_9402

Pada bulan Agustus lalu telah diadakan seleksi MPK (Majelis Perwakilan Kelas) dan telah dilantik pada 7 September 2015. Pada periode masa bhakti 2015-2016 ini ketua MPK dipercayakan kepada Mbak Afifah Lulu R.R. dari kelas XI IPA 4. For Your Information aja nih, Mbak Lulu (panggilan akrab kami) berasal dari daerah Prambanan Perjuangan menempuh jauhnya Prambanan-SMAN 7 Yogyakarta Ia lewati dengan penuh semangat untuk belajar dan berorganisasi, merupakan salah satu profil siswa yang perlu diteladani semangatnya.

Setelah pengurus MPK ini dilantik, mereka langsung mendapat tugas untuk menyeleksi calon-calon pengurus OSIS. Seleksi wawancara dilaksanakan pada tanggal 3, 4, 8, 10 September dan pada tanggal 11 September 2015 diadakan orasi dari calon-calon pengurus harian OSIS. Esoknya, 12 September 2015 diadakan pemilihan untuk pengurus harian tersebut di Bangsal Wiyata Mandala. Sistem pemiihan disini mirip dengan pemilu, namun bedanya, karena sekolah kami berbasis IT maka pemilihan secara langsung menggunakan sistem komputer yang sudah di program sehingga hasil makin cepat dan akurat. Tak lepas pula dari bantuan Bapak Budi Luhur, guru TIK  dan Bapak Ibu guru serta karyawan di SMA N 7 Yogyakarta.

Tepat pada tanggal 15 September 2015, diumumkan pengurus OSIS WIBHAKTA 2015-2016 yang  akan dilantik InsyaAllah pada 21 September 2015. Ketua Umum OSIS WIBHKATA 2015-2016 dipercayakan kepada Mas Aditya Wiliamshah Pahlevi dari XI IPA 5. For Your Information juga, sebelumnya Mas Levi (panggilan akrab kami) saat kelas X  juga menjadi anggota MPK. Untuk Anggota OSIS sendiri berjumlah 45 orang yang dibagi beberapa subsie. Pengurus MPK dan OSIS ini adalah orang-orang yang mendapat kepercayaan dari teman-teman dan InsyaAllah sanggup melaksanakan amanah sampai akhir periode nanti. Ya, mari kita do’akan dan bantu program kerja mereka agar SMA N 7 Yogyakarta bisa lebih bersinar di mata masyarakat,  Aamiin. Bagi teman-teman yang belum terpilih, jangan berkecil hati, masih banyak organsasi yang bisa diikuti (Rohis, Rokrat, Rokris, Club Jepang dan Club English Club Olahraga dan masih banyak lainnya) tetap semangat dan jangan berputus asa.

Salam Satu Cinta

 

(Annisa Widiana)

Kembalikan Senyum Agit ke Sekolah

83875 83878 83872

Seorang siswa SMA N 7 Yogyakarta, Muhammad Agit Tenda Harfian mengabsenkan diri dari bangku sekolah sejak Januari 2015, ketika awal semester empat dimulai. Ketidak hadirannya bukan tanpa sebab, namun karena kanker tulang yang dideritanya.

Bermula saat bangun tidur, Agit merasakan nyeri luar biasa di lututnya. Sang ibupun segera membawa Agit pergi ke klinik terdekat. Namun karena rasa sakit yang tak kunjung reda, ia memeriksakan diri ke RS Wirosaban Yogyakarta dan dirontgen. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Agit mengidap tumor di lutut kanan. Dikarena di Jogja tidak terdapat rumah sakit spesial tulang, Agit dirujuk ke RS Ortopedi Soeharso, Solo. Ia menjalani kemoterapi selama enam bulan, sepuluh hari tiap bulannya untuk selanjutnya menjalani operasi ganti tulang. Proses penyembuhan tersebut mengharuskan Agit beserta orang tua pulang pergi Jogja-Solo.

Puncaknya adalah Jumat(11/6) saat berita akan dioperasinya Agit dengan biaya sekitar 250jt mulai tersebar di kalangan alumni SMP N 10 Yogyakarta dan siswa-siswi SMA Negeri 7 Yogyakarta.   Melihat dari kondisi keluarga serta banyaknya nominal, tentu 250jt bukan biaya yang sedikit.

Ide-ide untuk meringankan biaya operasi Agit mulai bermunculan di kalangan siswa. Berawal dari kedatangan seorang siswa bernama Amos dari SMK SMTI ke SMA N 7 Yogyakarta yang mempelopori Aksi Turun ke jalan, dalam hitungan menit berita tentang Agit dan aksi tersebut tersebar luas melalui broadcast media sosial.

Tidak disangka, respon positif muncul dari banyak pihak. Hari Senin(22/6), berpusat di SMAN 7 Yogyakarta, Pelajar SMA se-Jogja berpartisipasi hebat dalam acara penggalangan dana di jalan-jalan utama Kota Jogja. Tidak berhenti disitu, bantuan untuk Agit terus mengalir via rekening, donasi tunai di SMA N 7 Yogyakarta, serta donasi dari SMA-SMA Negeri di Jogja melalui Forum OSIS Jogja.

Penggalangan dana terus berlangsung berkat doa, partisipasi, dan bantuan dari segala pihak, akhirnya terkumpul donasi untuk Agit sebesar 150jt sampai Sabtu(27/6) dan otomatis hari ini merupakan batas akhir penggalangan dana, dana yang terkumpul akan disumbangkan sepenuhnya untuk biaya saat dan setelah operasi di RS Soeharso, Solo. Penyerahan donasi secara simbolis akan dilakukan pada hari Minggu(28/6) pukul 10.00 oleh keluarga SMAN 7 Yogyakarta, keluarga alumni SMP N 10 Yogyakarta serta perwakilan donatur kepada keluarga Agit.

Terimakasih kami ucapkan untuk

Donatur yang telah ikhlas menyumbangkan rejekinya demi kesembuhan Agit….

Pelajar SMA/SMK/MA/se-derajat se-DIY, siswa maupun civitas SMA N 7 Yogyakarta, Bapak Ibu guru SMA N 7 Yogyakarta, Forum Osis Jogja, Pelajar Jogja Peduli, berbagai lapisan masyarakat Yogyakarta, serta segenap pihak yang telah membantu proses penyembuhan Agit.

Ditulis oleh : Erliza Cikal Arthalina dan Leony Inatsan Pertiwi

5069550694

Satu tahun ajaran sudah usai. Kini kita telah menapaki tahun ajaran yang lain. Di setiap tahun ajaran baru, tentunya seluruh sekolah dalam berbagai jenjang pendidikan mengadakan penerimaan siswa baru, tidak terkecuali almamater kita SMA Negeri 7 Yogyakarta. Mulai hari Rabu, 1 Juli 2015 di SMA N 7 Yogyakarta diadakan kegiatan Verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru. Kegiatan verifikasi ini berlangsung selama tiga hari yaitu pada tanggal 1-3 Juli 2015.

Di hari kedua verifikasi PPDB, Kamis 2 Juli 2015 terlihat cukup ramai dibanding hari pertama verifikasi. “PPDB hari ini ramai, tidak seperti hari pertama.” tutur Mbak Merry, salah satu PPL yang turut membantu pelaksanaan verifikasi PPDB. “Mbak bagi info kalau banyak yang mencantumkan SMA N 7 Yogyakarta sebagai pihihan pertama.” tambahnya.

Meskipun tenggang waktu verifikasi PPDB masih satu hari lagi, antusias peserta yang mendaftar dapat terbilang tinggi. Seperti halnya salah seorang peserta yang bernama Niken. Ia mengatakan jika dirinya berharap bisa diterima di SMA Negeri 7 Yogyakarta. “Saya berharap bisa masuk SMA 7, alasannya selain memperhitungkan nilai juga karena jaraknya yang lumayan dekat dari rumah saya.”, paparnya ketika kami wawancarai di pelataran Bangsal Wiyata Mandala. Namun diantara peserta yang antusias, tampak pula wajah-wajah ragu, seperti yang terlintas pada wajah salah satu peserta bernama Atina. “Saya masih ragu kalau mau masukin berkas hari ini, Kak. Selain itu saya juga masih bingung dengan sistem  pendaftaran online. Sepertinya besok saja saya masukin berkasnya.” tutur Atina malu-malu.

Ditulis oleh : Nastiti Rahayu dan Riadhina Sofwan Aji

Berbagi itu Indah

Hai semua, apa kabar?

Ada kabar sedih datang dari salah satu teman kita, siswa SMA Negeri 7 Yogyakarta yang bernama Muhammad Agit Tenda Harfian (Agit) dikarenakan menderita kanker tulang (Ostheosarcoma). Oleh karena itu, ia harus segera menjalani operasi yang Insya’allah akan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 Juni 2015 di RS. Ortopedi, Solo. Bagi yang berkenan membantu meringankan biaya operasi, dapat mentransfer dana di No.Rekening Mandiri 137-00-1167824-6 atas nama Gavinda Putri Meidiana. Untuk bantuan sumbangan berupa uang tunai dapat langsung dikumpulkan di lobi SMA N 7 Yogyakarta mulai hari Senin, 22 Juni 2015. Terima kasih

Surat Pengantar Donaturial :

surat pengantar donaturial

 

Bernostalgia di GPBT 2014 : The Old Lane

Acara-acara yang mengusung tema nostalgia itu ngebosenin? Eits, nanti dulu, GPBT 2014 bernostalgia dengan cara yang berbeda.

Kalau dengar kata “nostalgia”, biasanya yang terlintas soal acara-acara yang lebih banyak berkoar tentang ajakan melestarikan budaya biasa, hanya buat anak-anak yang melek budaya, dan monoton.

Ternyata tidak selalu begitu, kok.

Karena acara monoton seperti itu tidak berlaku di Gempita Pesona Bhakti Taruna 2014 pada 26 Juni 2014 lalu, yaitu acara pentas seni yang diadakan untuk memperingati HUT SMAN 7 Yogyakarta. Hebatnya, pentas seni ini mampu memberikan suasanya klasik yang membuat pengunjung betah berlama-lama di acara yang bertempat di kampus SMAN 7 Yogyakarta ini.

70-an DALAM RUANGAN

GPBT ini sukses digelar untuk yang kesekian kalinya karena merupakan acara tahunan yang rutin diadakan oleh Smaven—(sebutan lain SMAN 7 Yogyakarta, RED). GPBT kali ini tampil berbeda. Panitia yang beranggotakan gabungan kelas X dan kelas XI sebanyak 110 orang ini mengangkat tema pensi The Old Lane.

Baca selanjutnya »

Peringatan Hari Isra’ Miraj

Pada tanggal 26 Mei 2014 yang lalu, ROHIS SMA N 7 Yogyakarta yaitu Rohis Adz Dzikri menyelenggarakan pengajian dalam rangka memperingati hari Isra’ Miraj. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi muslim kelas X dan XI SMA N 7 Yogyakarta.

Acara tersebut dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh beberapa siswa dari ROHIS SMA N 7 Yogyakarta. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Bapak Drs. Budi Basuki, M.A. selaku kepala SMA N 7 Yogyakarta, lalu ceramah yang disampaikan oleh Ust. Kuncoro.

Acara pengajian Isra’ Miraj tersebut berjalan sangat lancar. Ust. Kuncoro menceritakan peristiwa terjadinya Isra’ Miraj pada zaman itu, ketika Nabi Muhammad SAW diperintahkan untuk melaksanakan shalat lima waktu dan menyebarkan perintah tersebut kepada kaumnya.

Baca selanjutnya »

Hai, Intelek Muda!

SMA Negeri 7 Yogyakarta mempersembahkan International Competition 2014 khusus untuk kamu yang ingin menunjukkan bakat di bahasa Inggris dan bahasa Jepang.

Ikuti berbagi macam perlombaan dengan hadiah menarik.

1. English Debate Competition (SMA/sederajat)

25 dan 27 Mei 2014

Masing-masing sekolah maksimal mengirimkan 2 tim

2. Japanese Competition

27 Mei 2014

a) Kemampuan Berbahasa Jepang (SMA & SMP sederajat)

b) Manga Contest (umum)

c) Shoudo Contest (umum)

d) Rodoku Contest (umum)

e) Cerdas Cermat Bahasa Jepang (SMA sederajat) Baca selanjutnya »

« Previous Entries  Next Page »

Arsip Koran Seveners

Kalender

August 2016
M T W T F S S
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Foto dalam Flickr