SMA Negeri 7 Yogyakarta Lulus 100%

Kamis Pon Tanggal 3 Mei 2017 SMA Negeri 7 Yogyakarta dengan Menimbang: a. bahwa kegiatan Ujian Sekolah, Ujian Nasional telah berjalan dengan baik dan diakhiri dengan pengumuman via website dan jejaring sosial supaya berjalan dengan lebih terencana, lancar, tertib, secara tepat dalam rangka memenuhi hak-hak peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan. b. bahwa sehubungan butir a pelaksanaan Pengumuman Kelulusan Peseta Didik Kels XII Tahun Pelajaran 2017-2018 harus dilaksanakan dengan transparan, demokratis, aman dan lancar, serta dapat dipertanggung jawabkan.

Memperhatikan: 1. Rapat Koordinasi Kelulusan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 02 Mei 2018 Pukul 08.30.00 WIB; 2. Rapat Pleno Oleh Dewan Guru pada tanggal 02 Mei 2018 pukul 15.00 WIB sd. selesai.
Menetapkan:

Pertama : Daftar nama yang dinyatakan lulus ujian sekolah dan ujian nasional peserta didik kelas XII Tahun Ajaran 2017-2018 diumumkan melalui http://www.seveners.com dan media jejaring sosial.

Kedua : Peserta didik yang dinyatakan lulus ujian sekolah dan ujian nasional diumumkan melalui http://www.seveners.com dan media jejaring sosial www.facebook.com/groups/seveners.2017 / pada hari Kamis tanggal 3 Mei 2018 Tidak Diperkenankan Masuk di lingkungan sekolah SMA Negeri 7 Yogyakarta.

Ketiga : Peserta Didik yang dinyatakan lulus bisa membaca agenda sekolah yang tersirat pada lampiran : 2 Surat Keputusan Kepala Sekolah.

SK-Lulus-3-5- 2018-Konsideran

Hari Guru

Pada hari Jumat (24/11), SMA Negeri 7 Yogyakarta mengadakan perayaan dalam rangka memperingati Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November. Perayaan ini bertempat di Bangsal Wiyata Mandala pada pukul 11. Para penonton begitu antusias dengan perayaan kali ini.

Perayaan ini diawali dengan masuknya barisan para guru ke Bangsal Wiyata Mandala yang kemudian diberi sambutan oleh murid-muridnya dengan memberikan beberapa tangkai bunga mawar. Barisan ini masuk dengan diiringi lagu Hymne Guru yang dinyanyikan oleh tim paduan suara dan para murid yang menonton. Para murid yang lain pun mempersiapkan tanda terima kasih yang akan diberikan kepada para guru nantinya.

Kemudian, Teater SMA Negeri 7 Yogyakarta, Antena menampilkan sebuah pertunjukan singkat mengenai kehidupan seorang guru. Perayaan Hari Guru ini ditutup dengan pengucapan terima kasih dari semua murid satu persatu kepada para guru, diiringi dengan nyanyian lagu Terima Kasih Guruku. Tak sedikit pula buket bunga yang diterima para guru dari murid-muridnya yang merupakan bentuk penghargaan dari para murid untuk gurunya yang telah berjasa mendidik mereka. (Maura&Ashabrina)

Semarak Pembukaan Lustrum VII SMA Negeri 7 Yogyakarta

Pada hari Sabtu (28/10), SMAN 7 Yogyakarta mengadakan Pembukaan Lustrum yang diawali dengan upacara untuk memeringati Sumpah Pemuda. Para peserta mengikuti upacara bendera dengan tertib dan khidmat.

Setelah upacara bendera selesai, peserta upacara dipersilakan duduk untuk menikmati penampilan tari tradisional yang dibawakan dengan baik. Disusul dengan Pelti Kartika yang tak mau kalah dalam unjuk kebolehannya. Tepuk tangan penonton riuh terdengar setelah penampilan para penari dan Pelti Kartika mengakhiri aksinya.

Pada pukul 9, terdapat jeda waktu yang digunakan para murid untuk mengunjungi beberapa stand yang menjual makanan maupun minuman. Tak lama kemudian, siswa-siswi mulai berkumpul kembali untuk melihat keseluruhan rangkaian acara yang menarik. Penampilan yang pertama adalah dari band dari kelas X. Salah satu dari mereka mengucapkan salam pembuka lalu mulai mengenalkan diri sebelum menampilkan nyanyian semangat dengan penuh percaya diri. Mereka mampu menghipnotis penonton hingga ikut menyanyi.

Selanjutnya adalah Display Event yang ditampilkan oleh anggota CSS (Club Seni Seveners ), Teater. Display Event adalah pengenalan tentang event-event yang akan diadakan saat Lustrum berlangsung, mulai dari WSW, WSC, IC, TA, WISCO, LBB, GPBT, sampai Smavensarry.

Penampilan selanjutnya adalah hadroh. Syair-syair bernuansa islami yang diiringi alat musik tradisional ini ditampilkan dengan sangat merdu.

Berikutnya ada talkshow yang kemudian disusul dengan penampilan band dari kelas XI. Acara berakhir pukul 11 yang diiringi tepuk tangan para penonoton. Acara Pembukaan Lustrum kali ini sungguh luar biasa karena para peserta melaksanakan perannya dengan sangat baik. (Auni&Ashabrina)

LBB Merah Putih XX

YOGYAKARTA – Pada hari Minggu (12/11), SMA Negeri 7 Yogyakarta menjadi salah satu peserta dalam perlombaan baris-berbaris yang bertajuk LBB Merah Putih XX. Lomba yang diadakan oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) ini dilaksanakan di Balai Kota Yogyakarta dan diikuti oleh berbagai tim pleton inti dari berbagai sekolah di Yogyakarta.

Untuk menghadapi ketatnya persaingan dalam lomba baris-berbaris ini, Pelti Kartika telah melakukan latihan rutin yang mengorbankan waktu serta tenaga. Semua itu rela mereka lakukan demi kebanggaan nama Pelti Kartika yang tentu membawa nama SMA Negeri 7 Yogyakarta.

SMA Negeri 7 Yogyakarta mengirim 4 pleton yang terdiri dari 2 pleton putra dan 2 pleton putri untuk mengikuti LBB yang dilaksanakan untuk memperingati hari ulang tahun PPI Kota Yogyakarta ke-24 tersebut. Seusai jeda istirahat, tiba saatnya bagi Pelti Kartika untuk menunjukkan hasil dari kerja keras dan doa mereka. Hujan berganti terik. Pelti Kartika menjalankan materi baris-berbaris di setiap pos demi pos. Ditengah panasnya matahari, dengan semangat yang tak kunjung luntur.

Dukungan terus mengalir, mulai dari ramainya postingan Instastory, seruan para pendukung Pelti Kartika, dan yang pastinya doa-doa yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Keempat pleton sudah mengerahkan yang terbaik untuk Pelti Kartika. Hanya perlu menunggu pengumuman hasil kejuaraan dan jumlah nilai yang diperoleh. Sayangnya, Pelti Kartika belum berhasil meraih kejuaraan di LBB Merah Putih XX kali ini. Tetapi hal ini justru membuat mereka bersemangat untuk dapat memberikan yang lebih baik di tahun berikutnya. Dukungan terus mengalir agar Pelti Kartika tidak menyerah melainkan semakin berjuang dengan keras demi kebanggaan di lain kesempatan.

(Maura & Ashabrina)

Kartini, Berani Menginspirasi

Hari jumat 21 April 2017 Pengurus OSIS Wibhakta menyelenggarakan event berupa rangkaian lomba untuk memperingati lahirnya tokoh emansipasi wanita dari jepara yaitu Raden Ajeng Kartini. Pada tahun ini panitia penyelenggara mengusung tema “Kartini Berani Menginspirasi”. Melalui tema ini panitia berharap bahwa wanita di Indonesia pada umumnya, serta SMAN 7 khususnya dapat mewarisi sifat-sifat inspiratif R.A Kartini seperti nasionalis, berbudaya, berpemikiran luas, kritis serta menentang segala macam bentuk ketidak adilan. Meskipun event ini di dedikasikan kepada kaum hawa, namun lomba-lomba di dalamnya juga terbuka bagi kaum adam karena tujuan lain dari event ini adalah untuk mempopulerkan kembali budaya jawa dan menanamkan ke dalam benak seluruh warga SMAN 7 yogyakarta betapa penting dan perlunya melestarikan budaya jawa melaluli lomba-lomba yang dikemas secara menarik. Lomba-lomba tersebut diantaranya dimas-diajeng, lomba memasak makananan tradisional, flashmob traditional mix, dan Desain Batik.

Rangkaian acara pada hari Kartini ini berjalan sangat meriah dengan di iringi antusias seluruh siswa SMAN 7 YK. Meskipun pagi harinya hujan mengguyur SMAN 7 YK hingga pukul 8 dan membuat apel pagi tidak jadi diadakan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat panitia serta seluruh siswa SMAN 7 YK untuk memeriahkan peringatan hari kartini. Pukul 8 lebih 15 menit secara serentak diadakan beberapa lomba yaitu dimas-diajeng bertempat di ruang pertemuan atas, flashmob di bangsal wiyata mandala, lomba memasak di pelatarang depan bangsal Wiyata Mandala, dan desain batik di ruang kelas X IIS 2. Ke empat lomba tersebut di adakan secara serentak. Mereka yang tidak mengikuti lomba antusias dengan perlombaan yang ada, bahkan banyak yang berpindah-pindah tempat demi untuk menonton semua perlombaan yang berjalan dengan meriah. Pukul 10.30 keempat lomba selesai secara serentak. Setelah ke empat lomba tersebut selesai, maka tibalah di sesi yang di tunggu—unggu, yaitu final dimas diajeng.

Final dimas-diajeng menyisakan 3 pasang terbaik, yang nanti mereka akan menyampaikan visi-misi dan bakat mereka di depan seluruh warga smaven. Bak pasar, bangsal wiyata mandala menjadi hiruk pikuk, mereka tak sabar untuk melihat siapakah yang nanti akan menjadi dimas-diajeng  sekolah mereka. Begitu MC masuk suasana menjadi hening dan dibacakanlah nama ketiga pasang tersebut. Tepuk tangan sontak memenuhi bangsa wiyata mandala begitu ketiga pasang kandidat memasuki panggung utama. Ketiga kandidat tersebut terlihat meyakinkan dengan visi-misi mereka masing-masing. Hingga tibalah yang ditunggu-tunggu yaitu unjuk bakat. Dimas yang menjadi penampil pertama menunjukan kebolehannya bermain musik, disusul dengan penampil kedua berupa puisi, dan yang menjadi pusat perhatian adalah penampil terakhir dengan bakatnya skiping dengan pakaian adat jawa. Berbeda dengan calon dimas,para calon diajeng memilih menunjukan bakat yang sama yaitu bermain musik. Ketiga kandidat tersebut secara kompak menyanyikan lagu sayang yang di populerkan NDX aka. Final ini berjalan sangat sengit dan meriah dengan gelak tawa serta sorak sorai penonton yang menjadi pemanis acara. Final ini juga menjadi penutup acara pada kegiatan peringatan hari Kartini tahun ini.

( Jadid Purwaka A. )

LBB MERAH PUTIH XIX PPI KOTA YOOGYAKARTA

Pada hari Minggu tanggal 6 November 2016, SMA Negeri 7 Yogyakarta mengikuti salah satu perlomba yang diadakan oleh PPI Kota Yogyakarta yaitu LBB Merah Putih XIX. Lomba tersebut dilaksanakan di Balai Kota Yogyakarta.

LBB Merah Putih XIX merupakan LBB yang bisa dibilang perlombaan bergengsi dan yang pasti di LBB ini terdapat persaingan yang ketat untuk memperebutkan kejuaraan. Maka dari itu, sebelum mengikuti perlombaan ini, Pelti Kartika telah melakukan latihan yang rutin guna untuk mempersiapkan LBB Merah Putih XIX. Hari demi hari dilalui bersama oleh Pelti Kartika untuk mencapai keinginan mereka, membanggakan nama SMA Negeri 7 Yogyakarta. Seperti lagu yang biasa mereka nyanyikan “Maju pantang mundur itulah semboyan.”

SMA N 7 Yogyakarta mengirimkan perwakilan 6 pleton dalam LBB Merah Putih XIX yaitu 3 pleton putra dan 3 pleton putri. Di hari Minggu yang cerah, Pelti Kartika dengan semangat sang juara berangkat menuju Balai Kota Yogyakarta untuk mengikuti LBB Merah Putih XIX. Seperti sebuah tradisi, sebelum 6 pleton tersebut memasuki Daerah Persiapan, mereka melakukan doa bersama, saling berpegangan tangan, saling berangkulan agar diberi kelancara dan diberikan yang terbaik dalam perlombaan ini. Pos demi pos mereka lalui, panas teriknya matahari pun tak menjadi halangan bagi mereka untuk menggapai impiannya. Akhirnya perlombaan selesai. Hanya tinggal berserah diri kepada-Nya, apapun hasilnya itu pasti yang terbaik.

Dan akhirnya saat-saat yang ditunggu pun datang. Pengumuman kejuaran LBB Merah Putih XIX. Pengumuman diadakan kurang lebih pada pukul 19.00 dan bertempat di Lapangan Balai Kota Yogyakarta. Saat itu situasi sangat menegangkan, seluruh peserta saling berangkulan dengan sekolah masing-masong, berharap akan mendapatkan yang terbaik. Pertama pengumuman yang disebutkan adalah kejuaran Pleton SMP Putri kemudian Pleton SMP Putra dan selanjutnya adalah Pleton SMA Putri dan yang terakhir adalah Pleton SMA Putra.

Asal sekolah dan jumlah nilai pemenang mulai disebutkan. Asal sekolah yang namanya disebutkan menjadi juara langsung bersorak gembira dan memanjatkan Puji Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Namun sayang sekali, diantara nama-nama asal sekolah yang disebutkan tadi, SMA N 7 Yogyakarta tidak disebutkan sebagai pemenang. Mungkin memang ini adalah ganjaran yang diberikan atas jerih payah selama ini dan apapun hasil yang diraih oleh Pelti Kartika adalah hasil yang terbaik. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah, malahan menjadi ajang evaluasi Pelti Kartika untuk kedepannya.

Tetap semangat dan maju pantang mundur Pelti KARTIKA!

 

PERSEMBAHAN KAKAK KELAS 017

YOGYAKARTA – Pada bulan April yang lalu (03/04/2017) SMAVEN 018 dan 019 mengadakan suatu acara spesial dikhususkan untuk kakak kelas tercinta 019 karena akan melaksanakan ujian nasional. Kami mengadakan acara ini dalam rangka untuk menyemangati dan mendoakan kakak kelas agar sukses saat menghadapi ujian dan sukses di masa depan kelak. Kami mengambil hari Senin karena berpapasan dengan apel pagi.
Kami 018 dan 019 membentuk panitia kecil dan sepakat untuk berkerja sama dengan pihak sekolah bahwa ketika apel pagi sudah selesai,jalannya acara akan diambil alih oleh panitia. Apel pagi dimulai pada jam 07.00-07.30 , dan ketika selesai,MC apel pagi diambil alih oleh MC panitia yang akan melaksanakan acara persembahan kakak kelas. Acara persembahan kakak kelas dimulai dengan sambutan Ketua OSIS 2016/2017 dilanjutkan dengan sambutan Ketua OSIS 2015/2016,Ketua MPK 2015/2016,dan perwakilan angkatan 017. Setelah sambutan,acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua ROHIS 2015/2016.
Setelah pembacaan doa, seluruh siswa siswi sma negeri 7 yogyakarta menyanyikan mars sma negeri 7 yogyakarta dengan hikmat dan penuh semangat. Setelah menyanyikan mars yang penuh dengan semangat seluruh siswa siswi kelas XII diinterupsikan untuk menghadap bangsal dimana didalam bangsa, panitia telah menyiapkan tumpeng yang akan dipotong oleh bapak kepala sekolah sma negeri 7 yogyakarta dan disuapkan ke Ketua OSIS 2015/2016 . Pemotongan tumpeng pun selesai lalu MC menginterupsikan para siswa siswi kelas XII untuk menghadaap seperti semula dan mereka dikejutkan dengan turunnya banner yang bertuliskan “semangat dan sukses WIBHAKTA #33” yang diiringi lagu yang diciptakan oleh siswa SMAVEN 018 dan 019.
Siswa siswi kelas XII pun terkejut dan banyak yang terharu akan hal ini. Mereka menyambut turunnya banner ini dengan tepuk tangan dan sorak gembira. Karna mereka tidak mengira adik adik kelas nya dapat memberikan persembahan yang sungguh indah dan meriahnya. Setelah diturunkannya banner siswa siswi kelas XII di interupsikan mengisi kertas harapan yang akan di lekatkan di pohon harapan SMAVEN #33 yang mana mereka menuliskan harapan-harapan cerah kedepan mereka untuk di letakkan dipohon tersebut. Setelah itu seluruh siswa kelas X dan XI dipersilahkan kembali kekelas masing masing dan siswa kelas XII dipersilahkan untuk berfoto didepan banner yang diturunkan tadi. Acara pun berakhir dengan sukses dan meninggalkan bekas di hati siswa siswi kelas XII yang terkesan akan acara tersebut.

( P.Evan Prakasa & M.Mahatma Kawakibi )

EVENT PERDANA WIBHAKTA SPORT COMPETITION

wisco, tunggal, putraSMAN 7 YOGYAKARTA – Waktu demi waktu beralu,malam demi malam silih berganti. Telah berjalan masa bhakti osis selama 4 bulan dan inilah waktu kami menunjukkan bahwa osis 2016/2017 merupakan REVOLUSIONER. Ya benar sekali,kami membuktikan janji kami dengan menyelenggarakan event perdana olahraga di SMAN 7 Yogyakarta. Kenapa kami memilih kompetisi olahraga? Teman teman tahulah,di SMAN 7 Yogyakarta sudah memiliki proker eksternal masing masing setiap subsie,namun bagi subsie 7 hanya memiliki event internal seperti class meeting dan ekstrakulikuler,lalu kapan kami mau berkembang?

Lalu kenapa kami memilih untuk tahun pertama ini dengan lomba bulu tangkis? Mari kita sejenak tilik ke belakang. Bumi pertiwi yang sangat kita cintai ini atau biasa dipanggil dengan nama Bangsa Indonesia meruakan sebuah Negri yang amat luas dan dihuni lebih dari 249,9 juta(2013) jiwa. Dengan jumlah SDM sebanyak itu Bangsa Indonesia masih jarang mendapatkan kemenangan dalam bidang olahraga di kancah dunia. Namun tidak dalam bidang bulu tangkis teman teman,apakah teman teman melupakan tokoh Lim Swie King yang mempelopori jumping smash di dunia? Tjun Tjun dan Johan Wahyudi yang menjuarai bulu tangkis tingkat 1 DUNIA ganda putra pada tahun 1977? Apakah teman teman lupa di tahun 1980 Indonesia menjuarai 3 kelas sekaligus dalam satu tahun tingkat DUNIA? Rudy hartono yang menjuarai tunggal putra,Verawaty Wiharo yang menjuarai tunggal putri,Ade Chandra dan Christian Hadinata yang menjuara ganda putra,apakah teman teman lupa? Dan dilanjuti tahun 1983 Indonesia membawa pulang 1 medali emas,pada tahun 1993 Indonesia membawa 3 medali emas ,dan sampai saat ini(2017) yang kemarin pasangan Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan membawa pulang medali emas kelas ganda putra.

Alasan inilah mengapa kami memilih bulu tangkis sebagai olahraga pertama yang dilombakan. Sudah jelas karena kami ingin menjaring calon calon singa Indonesia ,karena kami ingin Indonesia terus harum namaya di kancah dunia,dan karena kami tahu calon calon singa Indonesia saat ini kehabisan mangsa karena tidak ada suatu kegiatan sebagai wadah mengasah kemampuan mereka. Inilh latar belakang singkat kami tentang WISCO (Wibhakta Sport Competition).

Langkah pertama yang kami ambil yaitu dengan berkerja sama dengan lembaga bulu tangkis terbesar di Indoneisa yaitu PBSI. Sekian waktu telah berjalan dan akhirnya WISCO diadakkan pada tanggal 19-21 Maret 2017 di GOR Segoro Amarto. Target kami yaitu pelajar tingakt SMP se-Daerah Istmewa Yogyakarta. Dimulai di hari pertama pada jam 09.00-17.00,hari kedua dimulai pada jam 13.00-18.00,dan hari terakhir pada pukul 13.00-19.00.

Hari pertama dimulai dengan upacara pembukaan dimana peserta berkumpul di tengah lapangan agar memudahkan peserta untuk mengikuti rangkaian upacara pembukaan. Setelah disahkan oleh bapak Drs. Budi Basuki M.A selaku kepala sekolah SMAN 7 Yogyakarta,bapak Drs. Sutrisno selaku perwakilan PBSI Yogyakarta,dan Aldi Dwi Febriyanto selaku Ketua panitia WISCO dengan memukul kok secara bersamaan,acara dilanjutkan dengan saling salaman antar peserta. Waktu yang ditunggu telah tiba,pengumuman dari PBSI mengenai bagan pertandingan pun diluncurkan,bisa terlihat wajah peserta yang sebagian menjadi gugup dan sebagian menjadi gembira karena mungkin mengetahui porsi kemampuan yang dilawan. Dimulailah pertandingan hari pertama pada pukul 10.30 ,pada pertadingan WISCO ini kami menggunakan 3 line lapangan. Pertandingan telah usai,tetap semangat bagi yang belum menang dan tetap jaga sprotifitas bagi yang lanjut.

Hari kedua pun dimulai dan rangkaian acara pada hari ini tidak terlalu berbeda dari kemarin,hanya saja yang terpampang berbeda adalah wajah adik adik. Ada yang gembira,ada yang berwajah serius ,ada yang sudah berwajah lelah ,namun ketika adik adik memperhatikan piala yang berjajar di gedung bagian kanan langsung membuat wajah adik adik berubah menjadi penuh ambisius demi meraih kemenangan dengan tidak melupakan sportifitas.

Akhirnya tiba hari terakhir dimana pertandingan final digelar,Gor Segoro Amarto dipadati oleh orang orang karena siapa sih yang tidak ingin melihat calon calon singa Indonesia ini bertanding. Dimulai dengan babak semi final lalu setelah usai penampilan dari CSS#5 pun ditunjukkan untuk mengubah suasana supaya adik adik tidak gerogi dan menghibur penonton supaya lebih meriah. Pertandingan final dimulai dan tidak ada wajah seorangpun yang mau untuk mengalihkan pandangannya dari pertandingan tersebut karena sangat sengit untuk disaksikan secara langsung. Lantunan “EA” pun terdengar dari sudut penonton untuk mendukung timnya. Setelah beberapa jam berlangung,selesailah pertandingan final WISCO dengan urutan juara sebagai berikut :

Tunggal Putra :

  1. Robbin Bihaqqi (SMP Pembangunan Semin GK)
  2. Mareno Fairus Salsabil (SMP Muh.10 Jogja)
  3. Jibran Tauf Filah (SMP 2 Kasihan)
  4. Alvianto Nugroho (SMPN 13 Jogja)

Tunggal Putri :

  1. Shafa Aura Rahmani (SMP Institut Indonesia)
  2. Hikmah Mirza Putri (SMPN 13 Jogja)
  3. Hernadita Dewi Amalia (SMPN 13 Jogja)
  4. Skaha Rheina (SMP Muh.1 Godean)

Ganda Putra :

  1. Hasnan Alimni + M.Robbin Bihaqqi (SMP Pembangunan Semin GK)
  2. Alvianto Nugroho + Fatih Zaini M (SMPN 13 Jogja)
  3. Ivandeer Daffa F + Muhammad Rafi Zafran (SMPN 15 Jogja)
  4. Rangga Rizki W + Warden Effendi ( SMP Muh.7 Jogja)

Ganda Putri :

  1. Hernadita Dewi A. + Hiknah Mirza Putri (SMPN 13 Jogja)
  2. Renata Anastasya E N + Shafa Aura R. (SMP Institut Indonesia)
  3. Cesiria Mauretha Azzahra + Rayneva Alfian S. (Mts Mu’allimaat)
  4. Laurensia Reva + Theodora Juanita (SMP Pangudi Luhur)

Karena respon yang positif dari masyarakat dan sekolah yang mendukung event WISCO ini,dan juga kerja keras teman teman panitia yang rela manghabiskan waktunya yang belum tahu apakah event ini akan berjalan lancar atau tidak,yang selalu mengedepankan niat dan semangat untuk bekerja hingga letih,atas ridha Allah SWT alhamdulillah event ini bisa SUKSES. Inilah salah satu bukti yang menunjukkan bahwa kami sebagai OSIS 2016/2017 bisa menjadi REVOLUSIONER agar SMAN 7 Yogyakarta lebih baik lagi.

Harapan kami untuk kedepannya semoga WISCO bisa lebih berkembang,tidak hanya kompetisi bulu tangkis,namun wisco bisa menjadi wadah bagi olahraga lainnya supaya Indonesia bisa melangkah lebih jauh lagi di kancah dunia, dan kami percaya generasi selanjutnya SMAN 7 Yogyakarta pasti bisa menyelenggarakan yang lebih meriah lagi.

SALAM OLAHRAGA!

( M. Mahatma Kawakibi )

Puisi Brata Contest

TOPI UNGU

Seperti Minggu pagi biasanya

Ku rapikan kamar tidurku

Tak terduga, serpihan masa kecil

Jatuh membuka pikiran

Topi ungu peberian paman

Duabelas tahun yang lalu

Kini, kau penuh usang juga debu

Kau topi,

Kuperkenalkan pada sabahatku waktu itu

Namanya Beti, boneka beruang coklat muda

Sejak dulu kami sudah bersama

Banyak kisah antara kita berdua

Sering, Beti memperkenalkankupada temannya

Aku rela menjadi koki untuknya

Kita suka pergi bersama, naik kursi kerja ayah

Tak lupa sepatu tinggi ibu

Belum lagi tas ransel milik kakak

Tak ku sangka, kau topi dapat memikat hati ini

Merampas bahagiaku dengannya Baca selanjutnya »

CIS (Camping Ilmiah Seveners) 2015, Istimewa!!

 IMG_0008

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tepat tanggal 16 Desember 2015 kemarin Seveners telah menyelesaikan salah satu agenda penting yang rutin diadakan tiap tahun. Agenda tersebut adalah CIS atau Camping Ilmiah Seveners. CIS adalah kegiatan berkemah Seveners yang dibarengi dengan penelitian ilmiah di Bumi Perkemahan sebagai tugas bagi Seveners kelas X. Kegiatan ini berlangsung mulai dari Senin 14 Desember-Rabu 16 Desember 2015 di Bumi Perkemahan Sinolewah, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. CIS tahun ini diikuti sebanyak 253 siswa kelas X sebagai peserta dan 75 siswa kelas XI sebagai panitia.

Dalam persiapan dan pelaksanaannya, CIS menjadi kegiatan yang sangat menyibukan serta menguras tenaga baik bagi peserta maupun panitia yang terlibat. Mulai dari persiapan CIS, peserta diwajibkan menyiapkan sebuah pementasan drama dengan judul yang berbeda serta lomba senam bagi tiap kelas, lalu peserta masih dibagi lagi menjadi beberapa kelompok dengan anggota 8-9 orang untuk menjadi kelompok karya ilmiah. Persiapan belum selesai disana, pada H-2 yaitu Sabtu 12 Desember 2015 peserta sudah mulai mengumpulkan barang-barang kelompok seperti tenda, alat masak, dan sebagainya. Baca selanjutnya »

« Previous Entries  Next Page »

Arsip Koran Seveners

Kalender

October 2018
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Foto dalam Flickr